Pimpinan DPRD Koltim Minta Mobil Fortuner Ditengah Efesiensi Anggaran

Investigasitimes.com, Koltim – Di tengah Pemerintah Daerah Pemda Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) sedang ‘ketat’ menghemat anggaran dan mendahulukan program-program skala prioritas, justeru pihak legislatif setempat khabarnya berencana minta diadakan 3 unit mobil Toyota Fortuner pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2025.

Mobil dengan eksterior mewah dan gagah tersebut diperuntukkan bagi Ketua dan masing-masing Wakil Ketua DPRD. Diperkirakan, nilainya (untuk 3 unit mobil Fortuner) diatas Rp.2 miliar.

Memang, selama ini kendaraan dinas operasional atau kendaraan jabatan yang digunakan oleh unsur pimpinan DPRD Koltim masih rental (disewa).

Namun, di sela kondisi efesiensi anggaran yang terjadi secara menyeluruh mulai dari pemerintah pusat hingga ke pemerintah daerah, sepertinya pengadaan mobil Toyota Fortuner pimpinan DPRD Koltim di momen APBD-P 2025 dinilai sebagai tindakan yang kurang tepat.

Salah seorang pemerhati daerah Koltim menyarankan agar kalau bisa sebaiknya unsur pimpinan DPRD Koltim dapat menahan diri dulu.

Sebab masih banyak program yang membutuhkan sentuhan terutama bagi program-program yang menjadi skala prioritas, baik itu disektor pertanian, perkebunan maupun pada pembangunan infrastruktur lainnya.

“Kami harapkan unsur pimpinan DPRD Koltim supaya bisa bersabar. Harus juga sejalan dengan program dari pemerintah pusat utamanya terkait efesiensi anggaran. Utamakan lah dahulu program-program skala prioritas untuk masyarakat,” katanya.

“Walaupun kendaraan dinas operasional yang digunakan sekarang ini masih dirental, namun hal itu tentu saya berkeyakinan tidak menggangu daripada fungsi pelayanan dari pimpinan DPRD itu sendiri,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum berhasil didapatkan konfirmasi dari satupun unsur pimpinan DPRD Koltim terkait wacana permintaan 3 unit mobil Toyota Fortuner.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *