Kondisi Jalan Lere Jaya Rusak Parah: Warganet Ramai-ramai Berseru “Viralkan” sembari Berharap Presiden Jokowi Datang ke Koltim

Investigasitimes.com, Koltim – Kondisi jalan Desa Lere Jaya, Kecamatan Lambandia,Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) rusak parah setelah diguyur hujan deras beberapa hari kemarin.

Kendaraan roda dua maupun roda empat yang akan melintas dijalur tersebut tampak kesusahan. Bahkan, tidak sedikit kendaraan terjebak lumpur yang “mirip” dengan kubangan kerbau.

Rusaknya jalan Lere Jaya ini kemudian diviralkan oleh akun Sukman Salama, pada Sabtu (6/5/2023). Postingannya dibagikan hingga 64 kali.

“Lambandia ini bos, senggol donks,”demikian caption ditulis akun Sukman Salama, seraya menampilkan dua foto yang menampilkan bagaimana kondisi jalan Lere Jaya.

Tampak dalam foto yang dishare, sebuah mobil truk sepertinya tengah terjebak dalam kubangan lumpur. Beberapa orang (dalam foto) juga terlihat sedang berupaya membebaskan truk tersebut dari lumpur.

Postingan akun Sukman Salama ini pula dibanjiri komentar dari warganet lainnya. Mereka (warganet) berseru agar kondisi jalan rusak tersebut diviralkan. Dengan harapan dapat mengetuk hati Presiden RI, Joko Widodo agar bisa datang mengunjungi Koltim seperti yang dilakukan di Provinsi Lampung.

“Viralkn d tiktok..kyk d Lampung .dtng mi pak Jokowi..🤣,”geledek akun Triana

“Iyya dih supaya datang jg k Koltim,”balas akun Sukman Salama

“Wajib viral klw ada yg seperti ini,”kata akun Kurir Berkah

“Spertix ini mau viral sperti dilampung,. otw bikin konten😂,” ujar akun AR Rahman

“Parah,” sebut akun Imran

“Viralkan biar di tangani juga,” akun Kallolo Bone mengomentari

“mantap,firal,”ucap akun Herman

“Bisa langsung DM ke pak jokowi sesuai Arahan Di Instagram Beliau.🙏,” saran akun Wayan Birawitana

“Ini bukan Koltim ,ini di Lampung,di Koltim jln bagus semua🤣🤣🤣
Canda Lampung🙏,”akun Aldo Al-farid berkelakar

“Butu perubahan di semua sektor,” kata akun Muh Aris Tola

Di kolom komentar, akun Sukman Salama sempat menulis sebuah harapan kepada pemerintah daerah saat ditanya oleh akun Manton Kendari.

“Harapan kami sebagai masyarakat setempat supaya ada perhatian dari pemerintah daerah agar tidak mengganggu mobilisasi hasil panen setiap musim, karena Desa Lere Jaya, Kecamatan Lambandia tersebut merupakan salah satu penghasil padi terbesar di Kolaka Timur,”tulisnya

Akun Nuren yang turut membagikan postingan Sukman Salama juga dibanjiri beragam komentar.

“Selamat menikmati kawan…..👋👋,” tulis akun Adi Fhaiz

“Viralkan supaya pak jokowi meliriknya…,” sahut akun Dasriadi Dejavu

“Ini lambandia dari sya SMP bgini2 trus ndd ksian pmerhti untuk d perbaiki jlnnya.. tolonglah pmerintah follow up dlu , ksian bgini,”kata akun Arisal Sakka S. Sos

“Bagussnya jalannya,naik di kecamatan Ueesi kalau mau liat jalan yg Rusak,,sama banyak kubangan air,”Sadam Damz berkomentar

“Presiden Joko Widodo tolong datang juga di Kolaka Timur pak biar jalan mulus,” ungkap akun Nadus

“🤣🤣🤣mau ngapain presiden datang ksitu. Bukan urusannya presiden itu,” balas akun Akil Jhie

“Akil Jhie setidaknya kalau presiden datang jalan di perbaiki,” sahut akun Nadus

“Setau saya presiden biasanya datang kalau mengenai proyek proyek strategis skala nasional misalnya waduk. Kalau untuk jalanan seperti itu wewenangnya pemerintah daerah. Minta sama pemerintah daerah supaya diaspalkan jalannya,” respon lanjut akun Akil Jhie

“Dari dulu koltim sampai sekarang masih begini terus,” celoteh akun Andi Muhadirah

“Apa kabar dengan jln yg msih bgus tpi mlh di cungkil²
#senggoo_pemda_koltim,” seru akun Thywi Jajanan Koltim

“Colek pak direktur Rustam Ependi …mungkin bisa di kontrak untuk arena balapan motor cross atau balapan taksi,”colek akun Elang Selatan

Sekcam Lambandia, Mulyadi mengatakan, memang di Desa Lere Jaya terdapat beberapa titik jalan rusak. Tetapi yang terparah jaraknya mencapai kurang lebih 500 meter.

“Kalau hujan dan bersamaan musim panen gabah biasanya diangkut menggunakan ojek (taxi gabah). Saya tidak tau berapa ongkosnya ( sewa taxi gabah). Biasanya juga kalau parah jalan hasil panen dibawa ke Kecamatan Basalah (SP5), Kabupaten Konsel (Konawe Selatan) karena akses ke Koltim susah. Kalau bagus jalan, hasil panen dibawa ke gudang gabah di Kecamatan Ladongi. Kalau full di Ladongi biasa dibawa ke gudang Konawe,”katanya ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon,Sabtu (6/5/2023)

Mulyadi mengungkapkan, rencana perbaikan kerusakan jalan Lere Jaya selalu saja diusulkan dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kabupaten. Bersamaan dengan usulan perbaikan jalan dari dua desa lainnya yakni Inotu dan Lowa.

“Ini saja belum lama ini pak bupati dari sana waktu HUT Koltim (ke-10). Naik motor, itupun kemarau (kering jalan). Ada berapa desa dijanji perbaikan termasuk Desa Lowa, Desa Inotu dan Lere Jaya.Katanya itu hari alat (alat berat) sementara dipakai di lapangan. Tapi tidak tau (alat berat) kalau sekarang bagaimana. Pembenahan HUT Sultra alasannya pak Bupati. Kemungkinan memang dianggarkan tapi kami tidak tau juga apa mau dieksekusi atau tidak,” ujarnya

Mulyadi bercerita, kondisi jalan di Desa Inotu saat ini parah, sampai orang harus memutar melalui desa Lowa.

“Malah jalan yang dikunjungi kemarin (oleh Plt. Bupati) sudah tidak bisa dilewati sekarang, cuma tidak viral.Lowa tadi ini pembenahan jalan. Kadang menggunakan alat berat, kadang menggunakan tenaga manusia (manual),” ucapnya

Sementara itu, Kadis PU dan Perhubungan Koltim, Arisman SE yang coba dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait viralnya kerusakan jalan di Desa Lere Jaya belum memberikan komentar apa-apa. Meskipun tercontreng biru (dibaca) akan tetapi Arisman tidak memberikan jawaban atas konfirmasi yang dilakukan wartawan media ini.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *