Sindiran ‘Pedas’ Netizen kepada Pemerintah atas Kondisi Jembatan Lambandia: Orang sudah Naik di Bulan kita Masih Pakai Cangkul

Investigasitimes.com, Koltim – Postingan akun Sila Artamevira mengenai kondisi jembatan jalan poros provinsi Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) yang biasa dilalui oleh ban mobil Bupati Koltim maupun anggota dewan menjadi sorotan publik di media sosial (medsos).

Ramai netizen turut menyoroti kondisi jembatan yang sudah sangat memperihatinkan tersebut. Meraka pun meminta pemerintah untuk segera mengambil tindakan.

Reaksi dari publik ini menunjukkan, bahwa kerusakan jembatan Lambandia merupakan masalah serius yang perlu segera untuk mendapat penanganan.

Terlebih lagi, selama ini jembatan telah banyak mencatat penderitaan daripada para pengguna kendaraan. Mulai dari kerusakan kendaraan yang tak terhitung, hingga pada korban jiwa.

Salah satu komentar yang cukup menarik menyelonong pada unggahan akun Sila Artamevira yakni dari akun Arya Imuet. Ia (akun Arya Imuet) menuliskan bahwa sejak jaman presiden RI, Soeharto hingga sekarang tahun 2025 tidak mengalami perubahan (masih begitu).

“Ini jembatan Masi jaman Suharto .. bgtu model nya 🤣2025 ini Masi bgtu ..edd..orng sudah naik di bulan kita Masi pakai cangkul 🤣,” komentarnya.

Sebagian warganet juga menyarankan agar postingan yang viral tersebut bisa menandai seseorang yang suka membuat janji palsu ketika belum menjadi apa-apa (mungkin dimaksud pejabat).

“Tag yang suka bikin janji palsu pas belum jadi apa apa ….,” akun Tri Fitrianti menyarankan.

Akun Sahe juga turut memberikan komentarnya kepada pemerintah atas kondisi jembatan Lambandia.

“Mmng pmrintah tau saja undang artis bkan jln di baiki nnti ad krbn bru sadar say, Ok sih.,” akun Sahe.

Begitupun dengan komentar yang diberikan oleh akun Faisal Nusdin.

“Gmna pejabat di pikirannya semua UANG gmna caranya kantongnya terisi terus tidak ada di fikirannya mau perbaiki jalanan dan jembatan padahal itu untuk kepentingan orang banyak nanti dekat pemilihan baru pergi janji masyarakat setelah lolos pura-pura bodok.,” tulisnya.

“Astaga itu jembatan tdk pernah di perbaiki kasian. Percuma ganti ganti bupati klau tdk mau peduli dengan lingkungan sekitarnya dan tdk mau perbaiki itu,” sumbang komentar akun Jum Riah.

“Berkali-kali mi ganti GUBERNUR
Berkali-kali mi jg ganti BUPATI
Begitu terusji jg JEMBATAN….
Kita rakyat kecil SABAR saja kasian😂😂😂😂,” tulis akun Faiz Bobo.

“Gampang tinggal bongkar toh pasti datang bapak bupati liat pasti dia bilang bakalan diperbaiki,”tulis pula akun Ardi S Sumantri.

Meski banyak netizen yang berkomentar kontra, namun ada juga netizen yang pro terhadap pemerintah. Seperti disebutkan akun Juniawan dalam kolom komentar.

“Bukan salahnya pemerintah,mereka itu dipilih dr masyarakat disitu dr bupatinya bahkan dr calegnya,salahnya masyarakat sendiri kenapa pilih mereka,dan bahkan mungkin Uda dibagi² duluan uangnya Ama masyarakat sebelum menjabat,intinya sabar saja sampai selesai jabatannya,sy org tenggara dan sy prnah di pemerintahan intinya bahasanya mereka APA ARTINYA KITA SEJAHTERAKAN ORG BARU KITA TDK SEJAHTRA,jd sekarang tunggu sejahtenya mereka baru masyarakat,” ungkapnya.

Tidak hanya akun Sila Artamevira, postingan yang sama juga diunggah akun Hendra Koltim.

“Wahai pemerintah kita perbaikin ksian jembatan lambandia ini karna banyak ksian korban semoga dia lihat ini bantu viralkan🙏, terutama tanteku dia pernah jatuh di sini 😌🙏,”keluhnya.

Jembatan poros Lambandia merupakan kewenangan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Tentunya, diharapkan dapat memprioritaskan perbaikan jembatan ini demi keselamatan dan kesejahteraan warga.

Postingan akun Sila Artamevira maupun Hendra Koltim merupakan bagian dari keresahan yang membutuhkan ketukan kesadaran pemerintah tentang pentingnya memperbaiki infrastruktur jembatan Lambandia.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *