Pemdes Putemata Lakukan RSD, Musdes Pembentukan LKD serta Pembagian BLT Tahap III

Investigasitimes.com, Koltim – Pemerintah Desa (Pemdes) Putemata, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Desa (RSD).

Ini merupakan rangkaian pra musyawarah desa (musdes) guna menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Putemata pada tahun 2024. Sekaligus pula melaksanakan amanat Pemerintah Pusat dan Kabupaten pada setiap Pemerintah Desa agar memprioritaskan penggunaan dana desa tahun 2024 dalam hal pencegahan dan penanganan stunting.

Rembug stunting dibuka oleh Kepala Desa Putemata, I Nyoman Yasa. Dihadiri Kasi PMD Kecamatan Ladongi (mewakili Camat), Ketua BPD Desa Putemata, Komang Werka, Sekdes, Eko Budi Utomo, Babinkamtibmas Putemata, Bripka I Nyoman Adik Artawan, Pendamping Desa Putemata,Irawati Rustam, aparat Desa Putemata serta masyarakat.

I Nyoman Yasa berharap agar dengan adanya kegiatan seperti ini (rembug) stunting, maka di wilayahnya sekiranya dapat bebas dari penyakit stunting. Selain itu, warganya pula dapat lebih memahami arti dan upaya pencegahan dari stunting itu sendiri sejak dini.

“Kami mengimbau bagi masyarakat Desa Putemata agar bersama-sama berpartisipasi dalam menuntaskan stunting di desa kita kedepannya,” kata I Nyoman Yasa.

Selain RSD dan dihari yang sama, Pemerintah Desa Putemata juga menggelar musyawarah desa pembentukan Lembaga Kerjasama Desa (LKD), serta pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap III.

Terdapat 54 orang Kelompok Penerima Manfaat (KPM). Jumlah penerima BLT ini sedikit meningkat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

I Nyoman Yasa selaku Kades Putemata berharap, agar bantuan BLT yang dibagikan kepada 54 KPM dapat sekiranya dipergunakan sebaik mungkin. Paling tidak, bisa membantu warganya dalam menutupi kebutuhan atau keperluan dalam rumah tangganya.

“Walaupun nilainya tidak seberapa, akan tetapi kami berharap bisa bermanfaat dalam meringankan beban ekonomi masyarakat kami,” ucap Kades Nyoman Yasa.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *