Enam Kelompok Kerja di Koltim Terima Bantuan Perbengkelan, Pemda Dorong Usaha Mandiri Masyarakat

Investigasitimes.com, Kabupaten Koltim – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) kembali menyalurkan bantuan produktif kepada masyarakat sebagai upaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Koltim, sebanyak enam kelompok kerja masyarakat menerima bantuan perbengkelan dan peralatan pertukangan kayu, Rabu (31/12/2025).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Koltim, Yosep Sahaka, dan disaksikan sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt Kepala Dinas Nakertrans, Husain, Sekretaris Dinas Badwi Nasir, Asisten III Setda Koltim, Irwan Kara, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Enam kelompok kerja penerima bantuan berasal dari beberapa kecamatan di Kolaka Timur, meliputi Kecamatan Loea, Ladongi, Mowewe, Lambandia, dan Dangia.

Bantuan ini difokuskan pada pengembangan keterampilan kerja di bidang perbengkelan dan pertukangan kayu.

Plt Bupati Koltim Yosep Sahaka mengatakan, persoalan ketenagakerjaan saat ini menjadi tantangan serius yang dihadapi hampir seluruh daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Kolaka Timur.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya kelompok-kelompok usaha mandiri di tingkat masyarakat.

“Pemberian bantuan ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan membuka peluang kerja baru,” kata Yosep.

Ditegaskan, bila bantuan tersebut bukan sekadar bantuan alat, tetapi harus menjadi pemicu tumbuhnya usaha produktif yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kepedulian pemerintah ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk kepentingan kelompok kerja, tetapi juga memberi dampak positif bagi perekonomian daerah secara keseluruhan,” ujarnya.

Diakhir penyampaiannya, Yosep berharap kepada para penerima bantuan dapat menjaga, merawat, dan mengelola peralatan yang diberikan secara bertanggung jawab, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *