Investigasitimes.com, Koltim – Kepala Desa (Kades) Wungguloko, H.La Pati Bacci bersama Sekdesnya, Sukri, Pendamping Desa, Irawati Rustam, Pendamping Kecamatan Ladongi, serta Ketua BPD, Samsudin mengunjungi kediaman salah seorang penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) bernama Mare.
Wanita berusia 80-an tahun itu dikunjungi dikarenakan tak dapat menerima BLT secara langsung di aula kantor desa lantaran dalam kondisi sedang sakit.
Sudah beberapa bulan terakhir ini, wanita berusia 80-an tahun itu hanya bisa terbaring lemas di rumah anaknya.
Hasil diagnosa dokter menyebutkan, Mare mengalami penyumbatan pembuluh darah ke otak atau gejala stroke.
“Kami sudah membawa orang tua kami periksa di dokter. Kata Dokter, mama saya terkena gejala stroke,” kata anak Mare bernama Umar.

Mare adalah salah satu warga dusun III Tanggeule yang masuk dalam daftar penerima BLT setiap tahunnya. Sejak sang suami meninggal dunia, Ia tinggal bersama anaknya.
Umar mengatakan, uang pembagian BLT yang diberikan oleh Pemerintah Desa akan dipergunakan untuk membeli keperluan obat ibunya.
“Saya menyampaikan terimakasih kepada bapak kepala desa, pak Sekdes, dan pendamping desa karena orang tua kami mendapatkan bantuan BLT,”ucap Umar
Pemdes Wonggoloko kembali menyalurkan BLT triwulan III, terhitung bulan Juli-Agustus-September. Sebanyak 23 KPM (termasuk Mare) menerima BLT.









