Investigasitimes.com, Malang– Wakil Bupati (Wabup) Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H., M.H menghadiri Pelantikan Pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur II periode 2023-2027.
Hadir dalam acara tersebut, Pengurus Besar PDHI drh. Muh. Munawaroh, Pimpinan PDHI Cabang Jatim 2, drh. H. Deddy F. Kurniawan beserta para pengurus, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang.
Wabup Malang menyampaikan, pertama-tama saya menyampaikan Selamat dan Sukses atas dilantiknya Pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Timur II Periode 2023-2027,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Malang kepada awak media di Hotel Swiss-Belin, Malang. Minggu (28/5/23).
“Dengan terbentuknya kepengurusan ini, pengurus bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Didik kepada awak media di Hotel Swiss-Belin, Malang. Minggu (28/5/23).
Menurutnya, sebagai salah satu daerah dengan potensi di bidang peternakan yang begitu luar biasa, peran serta para tenaga kesehatan utamanya dokter hewan sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Malang.
“Bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Malang, Wakil Bupati Malang berharap agar komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini, dapat dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya,” harap politisi dari PDI-Perjuangan ini.
Hal tersebut, imbuh Didik, semata-mata demi mewujudkan peternakan dan hewan peliharaan lainnya di Kabupaten Malang yang sehat, serta terhindar dari risiko penyakit menular yang merugikan.
Masih lekat dalam ingatan kita bahwasanya beberapa waktu yang lalu, sektor peternakan sempat terpukul dengan merebaknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, terutama sapi.
“Saya ucapkan terima kasih kami haturkan kepada Pimpinan dan Pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jawa Timur II yang lama. Atas dedikasi dan pengabdian saudara selama ini,” ucap Didik yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Kab. Malang.
Masih menurut Didik, agar keberadaan PDHI Cabang Jawa Timur II dapat melahirkan terobosan dan inovasi yang bermanfaat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal serupa di Kabupaten Malang.
“Melalui kegiatan ini pula Kabupaten Malang mendapatkan JOZ Veterinary Award kategori Veterinary Policy yang diberikan kepada Bupati Malang,” tandasnya.









