Investigasitimes, Kab. Bojonegoro – Pencocokan dan Penelitian (Coklit) adalah salah satu tugas dari Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) sebagai tahapan pelaksanaan Pilkada 2024. Pantarlih melaksanakan Coklit dengan cara berkoordinasi dengan RT dan RW, kemudian mendatangi Pemilih secara langsung.
Usai melakukan Coklit, Pantarlih akan menempelkan stiker Coklit di bagian rumah Pemilih yang didatangi. Itu merupakan mekanisme Coklit yang disampaikan saat Bimtek Pantarlih yang dilaksanakan PPK Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur pada Minggu (07/07/2024) lalu.
Bimtek Pantarlih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bojonegoro Tahun 2024, dilaksanakan PPK Purwosari di pendopo Kecamatan Purwosari, dihadiri oleh ketua dan anggota PPS Se-Kecamatan Purwosari serta satu perwakilan Petugas Pantarlih per desa, sebagaimana undangan yang disampaikan ketua PPK Purwosari Zaenal Abidin S.H pada, (06 Juli 2024).
Mengingat Pantarlih merupakan ujung tombak pemutakhiran data pemilih dalam proses pemilu, kenapa yang di Bimtek oleh PPK Purwosari khususnya hanya perwakilan satu petugas Pantarlih setiap desa… Apakah juknisnya seperti itu atau memang untuk meminimalisir anggaran ? Karena di kecamatan lain yang di Bimtek adalah semua anggota PPS dan sejumlah Pantarlih Se-Kecamatan.
Setelah awak media konfirmasi melalui WA ke sekretariat KPU Bojonegoro terkait Anggaran Bimtek Pantarlih 2024, awak media di minta menghubungi langsung ke Komisioner KPU.
Awak media konfirmasi ke komisioner KPU Divisi Data via WA, Lilik Mustafidah mengatakan, Bimtek Pantarlih keseluruhan,” jawabnya.
Selanjutnya, awak media konfirmasi ke PPK Kecamatan Purwosari, liqo’unni’am Divisi Data via WA, mengatakan, keseluruhan, Kemarin ada mis, besok tanggal 14 semua.
” Bantras dan konsumsi yang tidak diundang akan diberikan bersamaan dengan Bimtek selanjutnya. Menurut anggota PPK,” pungkas Liqo’.









