Anggota DPRD Sultra Sarankan Plt Bupati Azis Identifikasi Kepala OPD yang Mampu Bekerja

anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Gunaryo S. Sos.

Investigasitimes.com, Koltim – Masukan yang disampaikan Najib Husein terkait struktur birokrasi yang bakal dipimpin Plt Bupati Koltim, Abdul Azis disambut positif oleh salah seorang anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Gunaryo S. Sos.

Menurut Gunaryo, Plt Bupati Azis memang harus jeli dalam menempatkan struktur “kabinetnya” terutama pada instansi teknis agar pelayanan dan roda pemerintahan dapat berjalan lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Saya dengar assesmen sudah dilaksanakan. Hasilnya saya belum tau seperti apa,siapa-siapa yang lolos. Nah, Pansel (panitia seleksi) sudah bekerja untuk daerah, sudah ada outputnya, sekarang tinggal pak bupati. Saya sependapat dengan pak dr Najib Husein, yang paling penting adalah penempatannya sesuai dengan disiplin ilmunya,” kata Gunaryo, Minggu (4/9/2022), di kediamannya.

Gunaryo percaya bahwa Plt Bupati Abdul Azis mampu mengidentifikasi, menganalisis lalu melahirkan satu kesimpulan terhadap struktur birokrasi yang bakal ditempatkannya. Sebab, Plt Bupati sendiri memiliki basic ilmu intelijen (eks anggota Polri satuan intelkam).

“Tentu Plt Bupati mampu mengidentifikasi siapa-siapa kepala OPD yang memiliki kemampuan dan memiliki konsep untuk bagaimana meletakkan pembangunan atau melanjutkan seperti peletakan dasar pembangunan yang pernah dilakukan oleh pak Tony Herbiansyah (Bupati Koltim sebelumnya) untuk jauh lebih baik lagi. Beliau juga tentu mampu mengidentifikasi kepala OPD yang memiliki kemampuan untuk menjalankan pelayanan dan memajukan ekonomi masyarakat. Intinya yang mau bekerja,” ucap Gunaryo.

Kekeliruan Abdul Azis dalam membangun atau membentuk struktur organisasi birokrasinya tentu akan menimbulkan suatu dampak tersendiri.

“Pada prinsipnya menempatkan seseorang memang berbasis kinerja artinya ya memang orang yang mau bekerja, bukan karena persoalan dekat atau sekedar mencari muka. Tetapi bagaimana mampu bekerja untuk melayani masyarakat dan mau membangun daerah Koltim. Karena 138 ribu jiwa masyarakat Koltim yang ada sekarang ini, menaruh harapan kepada Plt Bupati. Ditambah lagi, daerah kita ini selama ini banyak ditimpa persoalan. Sekiranya itu semua dapat menjadi pelajaran berharga ke depan,” imbuh Gunaryo.

Terakhir Gunaryo mengharapkan, agar Pemda Koltim bisa bersinergi dengan anggota dewan yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara terutama bagaimana sehingga anggaran pusat dapat turun ke Kabupaten Koltim.

“Pak Plt Bupati tidak apa saya katakan harus banyak mengemis di kementerian pusat, tidak hanya mengandalkan APBD tetapi bagaimana dana stimulan yang lain bisa diturunkan di Kabupaten Koltim guna kepentingan pembangunan daerah. Pak Plt Bupati harus pro aktif,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *