Investigasitimes.com, Koltim – Sebanyak 19 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Taosu, Kecamatan Poli-polia, Kabupaten Kolaka Timur kembali menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk triwulan II tahun anggaran 2023, terhitung April, Mei dan Juni.
Ke-19 KPM yang menerima tersebut terbagi dalam lima dusun yang ada.Setiap KPM menerima sebesar Rp. 900 ribu (untuk tiga bulan).
Penerimaan BLT berlangsung di balai kantor Desa Taosu, pukul 09.00 WITA. Turut menyaksikan Camat Poli-polia,Sulaeman, Kades Taosu, Darwis SP, Ketua BPD, Arifin, pendamping desa, Rahman, Babinkamtibmas, serta kepala dusun.

Kades Taosu, Darwis dalam sambutannya mengatakan, BLT-DD merupakan pemberian uang tunai kepada keluarga miskin atau tidak mampu di desa yang bersumber dari Dana Desa dengan sasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan mengurangi dampak ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19.
Darwis berharap agar KPM yang menerima BLT-DD dapat mempergunakannya dengan sebaik-baiknya.
“Walaupun jumlahnya tidak seberapa akan tetapi semoga bantuan ini dapat membantu, apalagi menjelang hari raya Idul Fitri yang tidak lama lagi tiba,” imbuhnya.
Menurut Kades Darwis, jumlah KPM BLT-DD di desanya untuk tahap ketiga kedepan kemungkinan akan mengalami penambahan menjadi 40 KPM dan tersebar di 5 dusun. Hal itu dikarenakan bertambahnya kuota keluarga miskin serta sangat layak untuk mendapatkan sentuhan bantuan BLT-DD.
Pada kesempatan itu, Camat Poli-polia, Sulaeman mengapresiasi Kades Darwis karena cepat merealisasikan BLT-DD triwulan II. Sebab, biasanya (sebelumnya) penyaluran BLT-DD triwulan II dilaksanakan pada bulan Mei atau awal bulan Juni.
“Masyarakat perlu bersyukur dengan kehadiran kepala desa yang baru (Darwis). Apalagi, penyaluran BLT-DD dilakukan mendekati lebaran Idul Fitri. Begitu halnya dengan semua aparat desa maupun pendamping desa yang telah bekerjasama sehingga penyaluran BLT-DD dapat dipercepat tahun ini, saya ucapkan terimakasih. Semoga penyaluran triwulan III dapat dilaksanakan pada awal bulan Juli mendatang,” katanya.









