Investigasitimes.com, Koltim – Saluran irigasi yang selama ini jebol dan cukup mengganggu pengairan ke persawahan milik petani di Desa Tokai, Kecamatan Poli-polia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) akhirnya bakal segera perbaiki.
Pemerintah Desa (Pemdes) Tokai melalui Dana Desa (DD) tahun 2024 ini akan segera memperbaiki titik kerusakan saluran irigasi.
Kepala Desa Tokai, Kisman S mengatakan, jebolnya saluran irigasi menyebabkan beberapa persawahan jadi kekurangan air. Kebanyakan air yang mengalir melalui saluran irigasi jadi meluap dan merembes kemana-mana. Dan boleh dikata terbuang percuma.
“Memang sebagian petani masih bisa mengambil ditempat lain. Tetapi kalau ini sudah diperbaiki kembali, maka pengambilan air sudah satu jalur (arah). Tidak meluap dan merembes kemana-mana lagi. Ratusan hektar sawah pun milik petani bisa kembali bagus teraliri air dengan baik,” kata Kisman.
Tak hanya perbaikan saluran irigasi, Pemdes Tokai juga mengalokasikan anggaran DD tahun ini untuk pembangunan infrastruktur lainnya. Misalnya, pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 800 meter di dusun II.
Hal itu dipandang perlu dikarenakan selama ini warga kejauhan atau mesti memutar jauh manakala hendak menuju persawahan atau lokasi perkebunannya.
“Kalau dibuka jalan usaha tani maka semua akses menjadi mudah dan dekat. Tidak perlu lagi harus memutar jauh kalau untuk pergi ke sawah atau ke kebun,” ungkap Kisman.
Hal lain dari alokasi penggunaan DD yang akan dilakukan oleh Pemdes Tokai yakni percetakan sawah yang tersebar dalam 26 titik, dan terbagi dalam dua dusun (dusun II dan III).
Program percetakan sawah dilakukan mengingat banyaknya lahan-lahan perkebunan di Desa Tokai yang kini kondisinya sudah tidak produktif lagi. Sehingga, tidak dapat lagi dijadikan sebagai sandaran untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.









