Perintah Tegas Kapolri Berantas Tambang Ilegal Jadi Sorotan, Aktivitas Pertambangan Batu Bara Ilegal Diduga Masih Berjalan di Rengel Tuban

Kabupaten Tuban – Komitmen pemberantasan tambang ilegal kembali ditegaskan secara terbuka oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo. Dalam pernyataan yang viral di berbagai platform, Kapolri menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian diminta menindak tegas praktik pertambangan ilegal tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pihak-pihak yang diduga menjadi pelindung atau beking aktivitas tersebut.

“Siapa pun yang membekingi tambang ilegal akan disikat,” demikian komitmen tegas yang disampaikan Kapolri dalam arahannya.

Namun di tengah pernyataan tersebut, muncul dugaan bahwa aktivitas pertambangan batu bara ilegal masih berlangsung di Desa Kebonagung Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tambang batu bara tersebut diduga milik seorang pengusaha berinisial B, yang dikenal sebagai bos alat berat asal Gresik. Sementara pengelolaan operasional di lapangan disebut-sebut dijalankan oleh seseorang bernama J.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan menyampaikan bahwa aktivitas pertambangan tersebut hingga kini masih berjalan.

“Diduga tambang tersebut dibekingi oknum aparat. Terbukti sampai sekarang belum ada tindakan tegas dari jajaran kepolisian setempat,” ujar sumber tersebut, Kamis (26/2/2026).

Ia juga mempertanyakan konsistensi antara pernyataan tegas pimpinan Polri dengan realitas di lapangan.

“Apakah pernyataan Kapolri hanya sebatas wacana, atau ada pembangkangan oleh oknum di bawahnya?. Publik masih menunggu tindakan nyata,” tambahnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Tuban maupun Polda Jawa Timur terkait dugaan aktivitas tambang ilegal tersebut.

Masyarakat berharap ketegasan Kapolri dapat diimplementasikan secara konkret di daerah, termasuk oleh Kapolda Jawa Timur dan Kapolres Tuban, guna memastikan penegakan hukum berjalan adil dan transparan tanpa tebang pilih.

Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi lebih lanjut atas dugaan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *