Mantap..!!! Minimarket dan Warung Ayam Geprek di tengah SLG Kediri Tidak Berani Buka

Aktivis PPA Kediri Raya, Isminah (Mak Is) bersama Gus Fuad (kanan)

Investigasitimes.com, Kediri – Akhirnya keder juga pemilik dua minimarket berjaringan dan warung ayam geprek yang berada ditengah Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri. Dari pengamatan awak media Sabtu (16/10/2021) sampai 17.00 wib tiga gerai tersebut tampak tutup, para pekerjanya menutup gerai dan memasang pintu rantai didepan minimarket tersebut padahal ada puluhan bahkan mungkin ratusan masyarakat datang untuk bersantai dan berolah raga di jalan depan gerai tersebut.

Penutupan tiga gerai yang diduga milik keluarga mantan pejabat Kediri tersebut disinyalir sebagai buntut digeruduk dan didudukinya tempat usaha tersebut oleh puluhan pedagang kaki lima (PKL) bersama dengan para aktifis LSM Kediri raya, Kamis (14/10/2021) siang.

Menurut salah satu karyawan minimarket yang sedang mengambil gambar dengan hand phone yang sempat disapa oleh para aktivis mengatakan, minimarket tutup karena ada perintah dari pimpinan.

“Kami bingung juga ini, sama pimpinan disuruh tutup. Kami juga diminta untuk mengambil gambar saat minimarket tutup oleh pimpinan kami yang rumahnya di Permata Hijau,” ucapnya.

Lanjutnya, tadi pimpinan kami datang dan mengontrol situasi disini, sekarang sudah pulang. Sekarang ini kami diminta untuk mengambil gambar suasana minimarket saat ini.

Dua Gerai Minimarket di SLG Kediri yang tutup

Ditempat yang sama tampak beberapa aktifis LSM Kediri raya duduk di jalan raya depan minimarket.
Isminah yang akrap disapa Mak Is mengatakan, tiga gerai ini sejak kami datang langsung menutup diri.

“Tadi pagi dua minimarket buka, tapi setelah kami bersama teman-teman datang dan duduk didepan minimarket mereka langsung menutup rapat-rapat. Karyawannya ada di dalam, tapi setelah lama para karyawan minimarket tersebut pulang dengan memasang pagar rantai,” ucapnya.

Lanjutnya, kami disini hanya duduk saja, ngobrol sama teman-teman, minum kopi, makan gorengan saja sambil lihat masyarakat yang pada santai dan berolah raga, tidak ada agenda lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa akibat dari aksi demo ratusan PKL dan Aktifis LSM kediri raya Kamis, (14/10/2021), tiga gerai yang ada di tengah-tengah SLG tutup. Aksi tersebut sebagai wujud rasa kekecewaan dan kekesalan pada pemerintah Kabupaten Kediri karena para PKL dilarang berjualan di kawasan SLG sedang tiga gerai tersebut dengan bebasnya tetap buka tidak tersentuh peraturan seakan ada perlakuan yang berbeda antara PKL sama mereka, padahal barang yang dijual sama juga dengan yang dijual para PKL.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *