Duka Warga Ueesi saat Melintas Jembatan Kayu Rusak : Tangan Kanan Pegang Dinding Jembatan,Tangan Kiri Pegang Setir Motor

Investigasitimes.com, Koltim – Menikmati pembangunan infrastruktur yang memadai untuk wilayah pedalaman Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) sepertinya masih jauh dari harapan.

Masih banyak infrastruktur jalan maupun pembangunan jembatan belum mampu dimaksimalkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat sehingga layak digunakan.

Salah satu contohnya adalah Kecamatan Ueesi. Di sana (Kecamatan Ueesi), sampai saat ini semua ruas jalan sama sekali belum mampu dihitamkan dengan aspal.

Beberapa jembatan penghubung antar desa yang menjadi akses utama di kecamatan itu juga belum dibangun ataupun diperbaiki dengan baik.

Seperti video dibagikan oleh sebuah akun Facebook (FB) bernama Eritman Rachmat dengan judul “Nasib jembatan ini hampir sama dengan jembatan Alaha” ..Bagusnya jembatan Alaha di pake lomba perang bantal diatasnya, sama lomba ketangkasan bersepeda..untuk merayakan belum “merdekanya” rakyat di sana 😁🤭.

Di unggahan video tersebut begitu jelas terlihat “duka” mendalam bagi warga Kecamatan Ueesi saat melintasi sebuah jembatan kayu yang kondisinya rusak parah sekaligus mengerikan.

Sebagian besar tiang penyangga jembatan sudah banyak roboh alias bolong. Satu batang balok kayu kemudian disambung satu lembar papan menjadi satu-satunya tumpuan penyeberangan.

Hanya bisa dilalui untuk satu ban sepeda motor saja. Itupun mesinnya “wajib” dimatikan. Satu tangan memegang setir dan tangan satunya lagi memegang dinding jembatan yang juga terbuat dari kayu. Hal itu agar tidak jatuh lalu tercebur ke sungai.

Sepeda motor juga mesti didorong pelan dari belakang oleh orang lain supaya dapat melewati batang kayu balok bersambung papan yang terbaring. Intinya, ketika melintasi jembatan kayu tersebut harus bernyali besar. Serta memiliki ketajaman atau kepekaan perasaan dalam mengendalikan setir sepeda motor.

Postingan video yang dibagikan Eritman Rachmat mengundang perhatian banyak netizen. Bahkan sampai membuat miris hati sebagian netizen atas merasa hatinya penderitaan yang dialami warga.

“Iiihhhh ngeerriix jembatanx,” tulis akun Ida Has.

“Ktanya SDH kabupaten knp kyk msh desa ehhh …#pissslove,” kata akun Dewi Shandra.

Ada netizen yang mengaku tak mau naik ke Desa Tongauna sementara waktu dikarenakan jembatannya tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

“Bru rusak kemarin hr kamis,” ucap akun Eni Harun S.

“Saya gagal fokus🤦 baru z liat Bae” z kira tadi ini adu ketangkasan bersepada motor di atas papan😁🤦 waduuuuh maunya kalau ada begini cepat tanggapmi deela. kasian juga saudara-saudara kita yg di sana akses satu-satunya🙏 tolongmi para pemangku yg terkait mohon di atensi segera,,, masyarakat yang disana sangat-sangat membutuhkan akses tersebut🙏,” pinta akun Itho Kai.

“Dengar” katanya Adami bahannya tapi kenapa blm eksekusi berarti msh tarik ulur masalah anu nya,”sebut akun Nuzul Orawa

“kalo tdk salah Jembatan alaaha sudah di anggarkan THN 2022 baik perencanaannya maupun pek fisiknya krng LBH 12M,namun gagal di kerjakan kemudian menjadi Silpa duitnya,,sy nda tau apakah tahun ini di anggarkan kembali apa tdk.🙏,” sumbang komentar akun Nono Sidupa.

“Tunggu gerakan cepat germes akan turun,” kata akun Dirta.

“Gemes sy liat ini jembatan geri2″sedap.😀😀😀,” ucap akun Muh Aris Tola.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *