Kabupaten Kediri – Sebanyak 50 siswa Diktuk Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 dengan kemampuan Brimob menuntaskan latihan kerja (latja) di Polres Kediri Polda Jawa Timur setelah menjalani pembelajaran lapangan sejak 24 April 2026.
Selama hampir dua pekan, para siswa asal SPN Polda Jatim tersebut terjun langsung mengenal dinamika tugas kepolisian di lapangan. Mereka mendapatkan pengalaman praktik mulai dari pelayanan masyarakat, pengamanan, hingga penguatan kemampuan teknis kepolisian.
Penutupan kegiatan latja digelar pada Rabu (6/5/2026), sebelum para siswa kembali ke SPN Polda Jatim untuk melanjutkan pendidikan pada keesokan harinya.
Kapolres Kediri, Bramastyo Priaji, menegaskan bahwa latihan kerja merupakan tahapan penting dalam membentuk karakter, mental, dan kemampuan personel Polri yang profesional.
“Latihan kerja merupakan jembatan antara teori di kelas dengan realitas di lapangan. Tujuannya agar para siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cakap secara operasional serta memahami langsung dinamika pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Bramastyo.
Ia juga mengapresiasi kedisiplinan, integritas, dan kemampuan adaptasi yang ditunjukkan para siswa selama menjalani latihan kerja di lingkungan Polres Kediri.
Menurutnya, bekal pengalaman lapangan tersebut akan menjadi dasar penting bagi para siswa saat nantinya resmi bertugas sebagai anggota Polri di tengah masyarakat.
Sebagai siswa dengan kualifikasi Brimob, lanjut Kapolres, para peserta dituntut tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan teknis yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi moralitas, profesionalitas, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi berintensitas tinggi dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Dengan berakhirnya latihan kerja ini, para siswa akan kembali ke SPN Polda Jatim untuk melanjutkan tahapan pendidikan sebelum nantinya dilantik menjadi anggota Polri.








