Ikhtiar Pemda Koltim: Menjemput Harapan guna Menguatkan Akses Jalan dan Jembatan

Kabupaten Koltim – Di balik hamparan hijau kebun dan ladang di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), tersimpan cerita panjang tentang harapan masyarakat akan jalan yang layak dan jembatan yang kokoh.

Infrastruktur bagi warga merupakan nadi kehidupan guna menghubungkan desa dengan pusat ekonomi, membuka akses pendidikan, hingga mempercepat layanan kesehatan.

Harapan itu kembali diperjuangkan oleh Pemerintah Daerah Kolaka Timur melalui langkah nyata dengan melakukan kunjungan kerja ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Selasa, 31 Maret 2026.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Koltim, Yosep Sahaka, didampingi Sekretaris Daerah Rismanto Runda, serta Ketua DPRD Jumhani bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Koltim Suprianto.

Rombongan tersebut diterima langsung oleh Kepala Balai, Haryono.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun penuh keseriusan itu, Pemda Koltim menyampaikan sekaligus memperkuat usulan pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan serta jembatan strategis yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Usulan tersebut bukan tanpa alasan. Di banyak wilayah Koltim, kondisi infrastruktur masih menjadi tantangan yang nyata, jalan yang rusak memperlambat mobilitas, jembatan yang terbatas membatasi aktivitas ekonomi masyarakat.

Plt. Bupati Yosep Sahaka menegaskan, bahwa pembangunan jalan dan jembatan merupakan prioritas utama pemerintah daerah.

Baginya, konektivitas wilayah adalah kunci untuk membuka isolasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jalan yang baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian, sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi Koltim, sehingga mampu meningkatkan pendapatan warga secara langsung.

Yosep pun menyampaikan harapan agar sinergi yang terbangun melalui kunjungan ini dapat mendorong usulan tersebut masuk dalam prioritas penanganan.

Dengan akses yang semakin baik, mobilitas masyarakat akan meningkat, biaya logistik dapat ditekan, dan peluang ekonomi terbuka lebih luas.

Kehadiran unsur legislatif dalam kunjungan ini juga menjadi penanda kuat bahwa perjuangan pembangunan infrastruktur di Koltim dilakukan secara bersama-sama.

Dengan adanya dukungan DPRD tersebut memperlihatkan adanya keselarasan visi antara eksekutif dan legislatif dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian usulan, tetapi juga mempererat koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak balai sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat.

Harapannya, setiap program yang diusulkan dapat segera ditindaklanjuti secara konkret sesuai dengan perencanaan pembangunan nasional.

Bagi masyarakat Kolaka Timur, jalan dan jembatan yang lebih baik bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan jalan menuju kehidupan yang lebih layak.

Dari hasil panen yang lebih cepat sampai ke pasar, anak-anak yang lebih mudah menjangkau sekolah, hingga layanan publik yang semakin optimal, semuanya bermuara pada akses yang memadai.

Di tengah upaya yang terus dilakukan, langkah Pemda Koltim ini menjadi gambaran bahwa pembangunan tidak hanya soal anggaran dan proyek, tetapi juga tentang komitmen dan keberpihakan.

Kabupaten Kolaka Timur tengah menapaki masa depan yang lebih terhubung, di mana setiap jalan yang dibangun membawa harapan baru bagi masyarakatnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *