Pemdes Lalowosula Genjot Infrastruktur, Kades Sunardi Berharap Dapat Berdampak Langsung bagi Masyarakatnya

Investigasitimes.com, Koltim – Pemerintah Desa (Pemdes) Lalowosula, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) pada tahun 2024 ini sebagian besar mengalokasikan Dana Desa (DD)-nya untuk berbagai pembangunan infrastruktur.

Beberapa program prioritas yang terusul melalui Musyawarah Desa (Musdes) satu persatu kini mulai dikerjakan.

Adapun pembangunan infrastruktur yang dimaksud diantaranya, pembangunan drainase sebanyak 3 unit di dusun I, II dan dusun III yang kerap menjadi sumber genangan air.

Kalau pembangunan drainase di dusun III itu sisa melanjutkan saja yang sebelumnya. Panjangnya, kurang lebih 75 meter untuk sampai di pembuangan pokok di jalur persawahan. Kalau dusun II memang belum terbangun dan penting untuk dibangun, sebab kemarin itu sempat masuk air dan menggenangi sebagian rumah warga kami.

“Kalau dusun I pertimbangannya karena di lokasi ini terdapat akses fasilitas umum seperti masjid dan sekolah.Jadi diantaranya kedua bangunan ini jika dibuatkan drainase maka sangat baik untuk pengendalian air luapan bagi fasilitas umum tersebut. Apalagi fasilitas ini berada di poros dan tidak ada drainase dan ada beberapa drainase yang sudah tertutup sehingga menyumbat air dan bisa menyebabkan genangan,” kata Kepala Desa (Kades) Lalowosula, Sunardi SH.

Berikutnya adalah pembuatan deker plat 2 unit serta rehab dua unit deker di lokasi persawahan dusun I.

“Rata-rata deker yang dibangun menuju persawahan. Apalagi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini maka sangat dibutuhkan untuk pengendalian air di wilayah tersebut. Begitupula dengan rehap deker juga di jalur menuju persawahan. Kondisinya sudah lama bahkan sudah tampak jatuh sehingga menyebabkan arus aliran air jadi tidak normal,” ujar Kades Sunardi.

Sunardi menyebutkan, di tahun ini pula dilakukan pembangunan teras posyandu Desa Lalowosula dan sudah sudah finish. Serta, normalisasi sungai sepanjang satu kilometer di lokasi perbatasan dengan Kelurahan Ladongi atau tepatnya di dusun I.

Sementara untuk ketahanan pangan, lanjut Sunardi yakni berupa pembibitan tanaman lombok oleh karang taruna desa. Dan terakhir adalah program pengadaan lampu jalan sebanyak 75 buah. Diadakan secara bertahap dan tersebar sementara waktu di tiga dusun. Dan khusus untuk dusun IV akan direncanakan berikutnya.

“Khusus usulan pada tahun kemarin tetap kami kawal terus. Yang terealisasi ada pembuatan jalan baru sepanjang 2 kilometer yang didanai oleh DAK. Artinya, pemerataan pembangunan tetap kami upayakan karena disana itu (dusun IV) banyak pertanian, perkebunan dan hortikultura,” ucapnya.

Kades Sunardi berharap, agar skala prioritas yang telah dicanangkan pada tahun ini sekiranya dapat membawa dampak langsung khususnya bagi masyarakat Desa Lalowosula. Dan juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Lalowosula.

“Gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa itu sangat diperlukan. Semoga program tahun ini bisa membantu mempercepat pertumbuhan kemajuan Desa Lalowosula baik dari sisi ekonomi, sosial maupun budaya. Sehingga tingkat pertumbuhan kesejahteraan masyarakat itu bisa seimbang,bukan hanya pada satu sisi semata,” tutupnya.

Sekedar diketahui, total alokasi DD tahun 2024 di Desa Lalowosula mencapai Rp. 700-an juta lebih. Sama seperti dengan jumlah dana yang dikucurkan pada tahun 2023 kemarin.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *