Diduga Kesal, Seorang Warga Kecamatan Aere Viralkan Kondisi Jalan Rusak Parah dan Ajak Siapa Saja Datang Melihatnya

Investigasitimes.com, Koltim – Pasca Provinsi Lampung viral akibat kerusakan infrastruktur jalannya, warga Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) sepertinya juga tak mau ketinggalan melakukan aksi-aksi serupa.

Kondisi jalan rusak juga tak hentinya disuarakan melalui media sosial dengan harapan dapat membuka mata ataupun menyentuh hati daripada Pemerintah Daerah setempat untuk menyelesaikan problematika itu.

Terbaru, seorang pengguna jalan mengunggah kondisi jalan rusak parah yang dilaluinya, tepat berada di jalur menuju Desa Awiu dan Taore, Kecamatan Aere.

“Kondisi jalan menuju desa taore dan desa awiu.. kecamatan aere,” tulis akun Nardhy dalam postingannya.

Melihat video yang di posting, memang medan jalannya begitu sangat berbahaya bagi keselamatan pengendara. Apalagi dalam kondisi penurunan. Sama sekali jalannya tidak beraspal. Semua jalur yang dilalui (sekilas dalam video) terdapat lubang.

Wanita yang diperkirakan merekam video dalam kondisi dibonceng itu sampai-sampai minta diturunkan dari sepeda motor karena sepertinya ia tidak sanggup dan takut melewati penurunan berbahaya akibat jalan yang licin.

“Kasi turun ma. Huuu,” ucap bernada kesal wanita dalam video.

Diunggahan video kedua, wanita yang turun tadi juga ikut memperlihatkan sandal dan kakinya setelah itu harus berjalan kaki melewati penurunan.

Seraya merekam salah satu sepeda motor yang sedang melewati penurunan, wanita itu pula mengajak kepada siapa saja untuk datang jalan-jalan ke kampungnya agar dapat melihat secara langsung kondisi jalan yang paling bagus (jelek akibat rusak).

“Jalan-jalan mi ki ke kampungku gays kalau mau ki lihat jalan yang bagus sekali, begini…,” serunya.

Akses jalan yang diunggah dalam video merupakan akses utama bagi warga Desa Awiu dan Taore menuju beberapa desa lainnya serta ibukota Kecamatan Aere itu sendiri.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *