Tidak Netral, BKN Keluarkan Rekomendasi Kepala DPMD, Kepala SDN 1 Mulia Jaya serta Kapus Tinondo

Investigasitimes.com, Koltim -Rekomendasi yang selama ini dinanti-nanti dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas nasib tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) yang diduga keras terlibat politik praktis pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 akhirnya keluar.

Ketiga ASN yang terbilang “berani berpolitik” tersebut adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kusram Marolli, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Mulia Jaya, Katiman serta Kepala Puskesmas (Kapus) Tinondo, Sulkarnain.

Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Koltim, Ian Purnama Junior mengatakan, diketahui telah ada keputusan BKN terhadap tiga ASN Koltim itu melalui rilis Sistem Berbagi Terintegrasi (SBT).

“Kami sudah cek di SBT BKN, dan telah ada keputusan untuk tiga ASN Kabupaten Kolaka Timur yang diduga terlibat politik praktis pada Pemilihan Kepala Daerah secara serentak tahun 2024,” kata Ian Purnama via telepon Selasa (5/11/2024).

Selanjutnya, lanjut Ian Purnama, menjadi gawean atau kewenangan pemerintah daerah dalam hal ini Pjs Bupati, Sekda Koltim serta BKPSDM untuk menindaklanjuti rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh BKN RI.

Ian Purnama berharap, agar seluruh ASN yang bertugas di wilayah Kabupaten Kolaka Timur untuk bersikap netral selama masa Pilkada 2024.

“Kami dari Bawaslu Kolaka Timur siap bertindak tegas terhadap pelanggaran netralitas yang dilakukan oleh ASN berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya.

Buat diketahui, Kusram Marolli selaku Kadis DPMD Koltim diduga terlibat politik praktis usai mengirim gambar ucapan terimakasih bakal pasangan calon Azis-Yosep Sahaka usai mendaftarkan diri di KPUD Koltim melalui pesan WhatsApp (WA) disebuah grup Kepala Desa.

Sedangkan Katiman selaku Kepala SDN 1 Mulia Jaya diduga telah memberi like dan komen terhadap bakal pasangan calon Azis-Yosep Sahaka.

Untuk Kapus Tinondo sendiri, terkait masalah fotonya yang viral bersama dengan enam stafnya. Diduga, foto tersebut diabadikan saat deklarasi dan pendaftaran Abdul Azis di kantor KPUD Koltim, pada Rabu (28/8).

Lima orang staf yang mengapit Sulkarnain diketahui mengenakan baju kaos bergambarkan Abdul Azis, Bupati Koltim yang maju pada Pilkada 2024. Dan, satu orang lainnya hanya berpakaian biasa saja (tanpa ada atribut calon bupati Abdul Azis).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *