Polres Blitar Kota Ungkap Hasil Otopsi Calon Pengantin yang Meninggal di Rumah Calon Mertua

Blitar Kota – Kepolisian Resor (Polres) Blitar Kota mengungkap hasil otopsi terhadap jenazah AF (20), calon pengantin perempuan yang ditemukan meninggal dunia di rumah calon mertuanya di Desa Sumbersari, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (7/1/2026).

AF, warga Kelurahan Pakunden, Kota Blitar, diketahui berada di rumah calon mertuanya sejak 29 Desember 2025 untuk persiapan menjelang pernikahannya dengan DS (22) yang rencananya digelar pada Minggu (11/1/2026).

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Rudi Kuswoyo mengatakan, berdasarkan hasil otopsi, AF diduga meninggal dunia akibat infeksi kronis pada organ rahim. Kondisi tersebut menyebabkan gangguan pada fungsi tubuh korban.

“Penyakit yang disebabkan oleh kondisi peradangan rahim kronis yang menyebabkan gangguan fungsi tubuh,” ujar AKP Rudi Kuswoyo saat ditemui di Mapolres Blitar Kota, Jumat (9/1/2026) sore.

Ia menjelaskan, salah satu gangguan yang timbul akibat kondisi tersebut adalah terganggunya fungsi pernapasan hingga korban mencapai kondisi kritis. “Salah satunya fungsi pernapasan sehingga mencapai kondisi kritis dan menyebabkan meninggal,” tambahnya.

Hasil sementara otopsi tersebut, lanjut Rudi, sejalan dengan temuan perubahan warna kuku korban yang menghitam, yang merupakan gejala kekurangan oksigen dalam darah. Dari hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menurut Rudi, seluruh temuan tersebut telah disampaikan kepada kedua belah pihak keluarga, baik keluarga AF maupun keluarga calon suaminya. “Dan ini melegakan pihak keluarga karena sebelumnya sempat beredar isu simpang siur yang membuat kedua keluarga tidak nyaman,” tuturnya.

Rudi juga mengungkapkan kronologi sebelum korban ditemukan meninggal dunia. Beberapa jam sebelumnya, AF sempat mengeluhkan pusing dan demam tinggi. Calon suaminya kemudian mengantar AF ke bidan desa untuk mendapatkan pemeriksaan dan obat penurun demam.

Keduanya kembali ke rumah sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah itu, DS tertidur. Sekitar pukul 23.00 WIB, DS terbangun dan mendapati calon istrinya dalam kondisi lemas, kuku menghitam, serta tidak dapat diajak berkomunikasi.

Korban kemudian segera dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar. Namun, pihak rumah sakit menyatakan AF telah meninggal dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *