Investigasitimes.com, Koltim – Sejumlah penyedia jasa (kontraktor) yang memenangkan kegiatan proyek pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tahun 2023 mengeluh.
Desain gambar yang diberikan kepada mereka tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dalam kontrak. Sehingga dengan demikian, para kontraktor tersebut terpaksa harus menambah volume pekerjaan demi menghindari terjadinya temuan ke depan.
Para kontraktor ini menduga jika konsultan perencanaan yang ditunjuk kurang profesional alias masih dalam tahap belajar. Dugaan lainnya, bila desain gambar yang dibuat konsultan perencanaan tidak pernah di asistensi oleh pihak Dinas PU Koltim.
Sementara itu, konsultan perencanaan dan pengawas, Andre Irwansyah Saputra mengakui jika ada penambahan volume karena di dalam perhitungan RAB-nya masih terdapat sisa uang yang tidak tertuang dalam gambar.
“Setelah kami hitung ternyata masih ada sisa uang, masih ada volume maka saya buatkan as built drawing (gambar rekaman akhir) untuk penambahan pekerjaan di lapangan sesuai dengan volume yang akan dikerjakan. Dan itulah yang mau dialihkan atau di CCO (Contract Change Order) supaya kedepannya tidak ada masalah dan pengembalian bagi kontraktor,” katanya.
“Jadi itu mungkin keluhannya kontraktor, gambar yang didesain dengan kontrak lebih besar uangnya dikontrak daripada didesain gambarnya,”sambungnya
Andre menyebutkan, bahwa terkait masalah gambar telah di asistensi oleh pihak Dinas PU.
Ia juga mengakui baru sedang belajar sebagai seorang konsultan. Belum lama lulus dari Universitas Haluoleo (UHO) Kendari jurusan arsitektur.
“Sebetulnya sejak waktu masih kuliah biasa mengerjakan seperti ini hanya saja belum ditangani semuanya. Paling hanya gambar saja. Tidak semua saya yang kerjakan. Jadi ini pengalaman pertama,” ucapnya.









