Investigasitimes.com, Koltim – Sesuai jadwal, Senin (21/10/2024) pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) bersama tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) akhirnya turun melakukan klarifikasi langsung kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Tinondo, Sulkarnain.
Sulkarnain diklarifikasi mulai selepas sholat Isya hingga 23.00 WITA malam. Hasilnya, Sulkarnain menyatakan akan kooperatif datang secara langsung di kantor Bawaslu Koltim untuk dimintai klarifikasi bersama tim Gakkumdu perihal fotonya di rumah atau posko ASMARA, di Kecamatan Lambandia.
Selain Sulkarnain, pihak Bawaslu bersama tim Sentra Gakkumdu juga melakukan klarifikasi terhadap empat orang staf Puskesmas Tinondo.
Empat orang staf ini dikonfirmasi guna memastikan bahwasanya benarkah Sulkarnain adalah pria yang ada dalam foto tersebut yang juga berstatus ASN.
Klarifikasi juga dilakukan kepada Supardi, salah seorang warga Kecamatan Tinondo yang turut ada dalam foto, serta kepada dua orang staf Panwascam Tinondo.
“Kami sudah melakukan penelusuran, dihari pertama kami mengunjungi rumah atau posko pasangan Asmara untuk memastikan bahwa dan memang benar itu adalah rumah atau posko Paslon nomor urut 1. Kami juga melakukan penelusuran kepada Kepala Desa Onemanu untuk memastikan pula apakah yang bersangkutan juga ada dalam foto. Dan ternyata setelah kami cek fakta di lapangan dan ternyata bukan Kades Onemanu dari empat pria yang ikut berfoto bersama Sulkarnain,” kata Ian Purnama.
“Kami peroleh informasi bahwa empat orang pria diluar Kapus Tinondo adalah Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor urut 1 dari wilayah Kecamatan Tinondo bernama Asrudin bersama rekannya dari Tinondo atas nama Supardi, kemudian pria yang mengenakan baju krim adalah supirnya Hartini Azis dan lelaki mengenakan baju hitam adalah Firman,” tambahnya.
Untuk Asrudin sendiri, lanjut Ian Purnama belum berhasil diklarifikasi karena masih berada di luar daerah, tepatnya di Kabupaten Kolaka. Dan hari ini, kabarnya bersedia untuk memberikan keterangan terkait fotonya bersama Kapus Tinondo di rumah Paslon nomor urut 1.
Dikatakan, pihak Bawaslu Koltim, pasca mendapatkan informasi mengenai dugaan-dugaan pelanggaran netralitas maupun dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan oleh Kapus Tinondo, maka selanjutnya mereka akan melakukan pendalam.
“Apakah ini masuk pelanggaran pidana atau seperti apa. Kami mau plenokan dulu bersama rekan-rekan pimpinan pada tanggal 24 Oktober 2024. Kami masih kumpulkan beberapa informasi terkait masalah ini. Ketika memenuhi syarat formil dan materil,maka kami registrasi dan akan bahas di Gakkumdu.Kami dari Bawaslu tetap melakukan langkah-langkah sesuai dengan perundang-undangan yang diembankan kepada kami terkait dugaan pelanggaran,” ungkap Ian Purnama.
Sekedar informasi, Sulkarnain kembali kepergok dalam sebuah foto sedang “mangkal” di kediaman sekaligus posko pasangan calon nomor urut 1, Azis-Yosep atau dikenal dengan tagline ASMARA yang terletak di Kecamatan Lambandia.
Foto itu pun beredar dan telah menjadi viral di media sosial (medsos) Facebook (FB) baru-baru ini. Sulkarnain terciduk mengenakan topi warna merah, dengan didampingi oleh empat orang pria. Mereka terlihat sedang duduk santai dengan secangkir kopi diatas meja. Satu jari jempol diacungkan Sulkarnain didalam foto.








