Mas Bup Sidak “Jalan Goyang” di Gambang, Karangrejo Ngasem Kediri

Mas Bup saat sidak ke lokasi

Investigasitimes.com, Kediri – Setelah sempat viral di seantero jagat raya dan menjadi tranding topik terkait “Jalan Goyang” di sepanjang jalan Mataram Dusun Gambang Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem. Bupati Kediri H. Hanindhito Himawan Pramana, S.H akhirnya turun langsung sendiri mengecek ke lokasi, Selasa (5/10/2021).

Bupati milenial yang akrab disapa Mas Bup ini pernah menyebutkan bahwa, perbaikan infrastruktur jalan adalah komitmen pemerintah. Banyak aduan-aduan dari masyarakat secara langsung mengirimkan pesan maupun komentar di sosial media.

Menindaklanjuti hal tersebut Mas Bup tidak segan dan langsung turun ke jalan yang sedang menjadi sorotan masyarakat (Jalan Goyang) yakni jalan Mataram, Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem tepatnya depan Mekar Swalayan sampai di belokan Gambang.

Jalan tersebut mengalami kerusakan cukup berat akibat sering dilalui oleh truk dengan tonase besar “Truk Gajah”.

“Tadi saya diskusi dengan Kepala Dinas PUPR, salah satu persoalan jalan ini sering dilalui oleh beberapa truk dengan tonase cukup besar,” ungkap Mas Bup.

Ditambah lagi, setiap musim penghujan ruas jalan  tersebut mengalami banjir. Solusinya  jalan tersebut harus segera ditindak lanjuti secepatnya karena sebentar lagi sudah memasuki musim penghujan. Rencananya kedepan pemkab akan berkomunikasi dengan pihak Gudang Garam perihal perbaikan jalan Mataram yang berada di sekitar pabrik rokok tersebut.

”Tidak menutup kemungkinan, nanti Pemkab akan berkomunikasi dengan Gudang Garam,” terang Mas Bup.

Jalan depan Koperasi mekar bergelombang

Sidak Mas Bup di “Jalan Goyang” ini mendapat perhatian dari Ketua DPD Pekat IB Kediri, Roy Kurnia Irawan,

“Ini baru Bupati yang mantap, peka pada keluhan dan laporan dari masyarakat. Sifat Bupati ini harus bisa diturun oleh para bawahannya karena pejabat itu prisipnya adalah pelayan masyarakat bukan minta dilayani oleh masyarakat,” ucapnya, Rabu (6/10/2021) sore.

“Bupati seyogyanya bisa merubah mindset para staf dan bawahannya, kalau ada masukan, laporan dan keluhan dari masyarakat harus siap menerima jangan malah alergi sama masukan dan laporan masyarakat, “terangnya.

Lanjut pria yang akrap di sapa Bang Roy menambahkan, mungkin kalau tidak ada pemberitaan dari teman-teman media berkali-kali Jalan Mataram tersebut tidak akan mendapat perhatian khusus dari Mas Bup dan sebutan “Jalan Goyang” akan terus melekat di daerah tersebut.

Saat ditanya terkait pemblokiran nomer awak media saat minta konfirmasi kepada Plt, Kepala PUPR Kabupaten Kediri dan stafnya terkait hal tersebut Bang Roy sangat menyayangkan.

“Saya prihatin, mengapa sebagai pejabat publik dimintai konfirmasi oleh temen-temen media kok malah diblokir…??!!! Seharusnya berterima kasih pada para media karena temen media itu sebagai fungsi kontrol sosial masyarakat, sehingga kalau ada permasalahan di masyarakat para pejabat yang berkepentingan akan terbantukan dan segera memfollow up segera,” ucapnya.

“Jangan sampai ada perasaan alergi kalau ada teman media datang dan melakukan konfirmasi mengenai kondisi dimasyarakat karena para pejabat itu dibayar oleh rakyat untuk melaksanakan tugas sesuai tupoksinya masing-masing. Pejabat itu pelayan masyarakat bukan malah minta dilayani oleh masyarakat, “pungkasnya (Bersambung).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *