LPG Bersubsidi 3 KG Langka, Ditemukan Warung Kiroman Masih Menggunakan LPG Bersubsidi 3 KG

warung "Kiroman" yang berada di Jalan Yulius Usman Kelurahan Kasin Kecamatan Klojen Kota Malang 

Investigasitimes.com, Kota Malang – Meskipun pemanfaatan elpiji bersubsidi sudah diatur dalam Surat Edaran Dirjen Migas No. B2461/MG.05/DJM/2022. Pemerintah daerah diharapkan terus gencar mensosialisasikan konsumen elpiji yang berhak dan tidak berhak sesuai amanat dalam Surat Edaran Dirjen Migas tersebut.

Namun di lapangan masih ditemukan rumah makan yang masih menggunakan gas LPG bersubsidi 3 Kg, Rumah makan tersebut bernama warung “Kiroman” yang berada di Jalan Yulius Usman Kelurahan Kasin Kecamatan Klojen Kota Malang  kedapatan menggunakan dan menyimpan sebanyak puluhan tabung gas elpiji 3 kilogram bersubsidi. Meskipun bertuliskan warung namun harganya sekelas rumah makan, bahkan pengunjungnya pun rata-rata menggunakan mobil.

Terungkapnya warung makan tersebut menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram setelah adanya informasi dari warga.

bukti warung kiroman menggunakan tabung bersubsidi 3 Kg

“Meskipun bertuliskan warung kiroman, namun pembeli yang datang rata-rata menggunakan mobil, harganya pun lumayan mahal dila dibandingkan sekelas warung biasa,” jelas warga yang meminta namanya diinisialkan, (11/8/2023).

Atas informasi tersebut awak media ini mendatangi lokasi tersebut (12/8/2023), dan hasilnya memang benar ditemukan pelaku usaha  menggunakan elpiji subsidi yang seharusnya untuk masyarakat tidak mampu. Padahal tafsiran awak media warung tersebut memiliki omzet mencapai ratusan juta per tahun. Sehingga, tidak mengherankan kalau dalam dua pekan terakhir, terjadi kelangkaan di pangkalan-pangkalan oleh masyarakat yang akan membeli elpiji subsidi di Kota Malang.

Hingga berita ini ditayangkan, Kapolresta Malang, Kombes Pol Budi Hermanto dan Kasatreskrim Kota Malang, AKP Bayu Febriyanto Prayoga, S.H., S.I.K., M.I.K belum mengeluarkan statement saat dilapori awak media.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *