Investigasitimes.com, Kediri Raya – Kondisi jalan sepanjang Mataram Dusun Gambang Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri yang rusak sampai saat ini masih belum diperbaiki menyeluruh. Tindakan penambalan yang dilakukan oleh PUPR belum maksimal sehingga masing banyak lubang dan Jenglongan yang belum tersentuh. Kondisi demikian sangat membahayakan bagi para pengguna jalan terutama kendaraan roda dua.
Dari investigasi dan keterangan warga setempat menjelaskan, bahwa Jenglongan di Gambang tepatnya sebelahnya mushola wakaf Daarul Hikmah sudah makan korban laka lantas. Hal tersebut terjadi karena saat hujan jalan yang berlubang terisi air penuh sehingga pengendara roda dua tidak mengetahui bila ada lubang sehingga terjadilah laka lantas.
Menurut Abdul Syakur (55) warga setempat mengatakan bahwa dampak dari rusaknya jalan sudah membawa korban.
“Saya heran mas…jalan disini sekitar 15 hari yang lalu ditambal oleh PU Kabupaten Kediri, tapi kok tidak semua ya yang ditambal…???. Seperti di depan mushola wakaf ini dan kebetulan juga depan rumah saya. Dulu sekitar 15 hari yang lalu sebelahnya sudah ditambal sulam tapi mengapa yang didepan rumah saya tidak dilanjutkan untuk ditambal…???, malah ditinggal begitu saja padahal lubangnya besar dan dalam,” ucapnya sambil geleng kepala, Minggu (21/11/2021) sore
“Saya heran sekali, itu petugasnya dari PU kok nambalnya nggak semua dan yang ini (sambil nunjuk arah lubang, red) malah dibongkar dan dilubangi tapi malah dibiarkan dengan lubang yang menganga, itu bekas bongkarannya ditaruh di depan rumah saya. Dampak dari lubang yang tidak ditambal lagi tersebut ada seorang pengendara sepeda motor perempuan yang jatuh karena “keblegong” (masuk lubang, red) yang belum ditambal kembali,” ujarnya.

Lanjut Abdul Syakur menjelaskan, saya kira setelah menambal jalan yang timur selesai terus geser ke barat, tapi malah ditinggal tidak ditambal lagi.
“Lubang yang menganga tadi dibiarkan dan ditinggal pergi oleh petugasnya sehingga saat hujan lubangnya terisi air sehingga ada pengendara sepeda motor perempuan yang jatuh disitu. Kejadian ini sekitar sepuluh hari yang lalu sekira jam 16.00 wib, korbannya mengalami luka-luka. Untuk mencegah laka lantas lagi maka warga memasang Ban serta Pion Lantas merah yang ditambahi sama dahan pohon untuk tandanya jalan njeglong,” terangnya.
Harapan saya sebagai warga sekitar minta kepada Bupati Kediri Mas Dhito segera memperbaiki jalan disepanjang jalan Mataram ini menjadi mulus lagi karena jalan sini kan jalan umum sehingga tidak ada kecelakaan lagi.
“Saya berharap semoga gorong-gorong yang ada dikanan kiri jalan segera di bongkar untuk di keruk endapannya karena sudah lama tidak dinormalisasi dan dibersihkan biar saat hujan deras daerah sini tidak jadi langganan banjir lagi,” pintanya.
Dijelaskan, bahwa sampai detik ini saat awak media berusaha menghubungi Bos nya PUPR Kabupaten Kediri lewat whatsApp nya dinomer 08123497XXX tidak bisa karena masih memblokir nomer awak media. Begitu juga saat menghubungi staf nya lewat WhatsApp di nomer 0856 4974 3XXX tidak bisa semua karena juga ikutan memblokir nomer awak media.
Dari pengamatan tim media, Minggu (21/11/2021) didapati kondisi jalan dilokasi tersebut parah dan membahayakan para pengguna. Kondisi jalan masih banyak lubang sana sini sehingga para pengendara berusaha menghindar bagian jalan yang rusak tersebut terutama pengendara roda dua (Bersambung).









