Investigasitimes.com, Koltim – Bupati Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis SH MH melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II, Pejabat Administrator atau eselon III, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional (eselon IV) Lingkup Pemerintah Kabupaten Koltim,di aula Pemda, Senin (18/3/2024).
Pelantikan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Andi Muhammad Iqbal Tongasa, Kapolres Koltim,AKBP Yudhi Palmi SIK, Ketua TP PKK, Hartini Azis, para Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD), Asisten, staf ahli dan pejabat lainnya.
Khusus Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah merupakan hasil dari assessment (seleksi terbuka) yang dilaksanakan belum lama ini:
1.Asisten Administrasi Umum Irwan S.Sos
2. Asisten Perekonomian dan Pembangunan La Fala SE
3. Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ferry Armenius ST Meng Sc
4. Sekretaris DPRD, Muh Ichlas SH MH
5. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ino Supandi SE
6. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kusram Maroli Spi
7. Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rusli SKM
8.Kadis Kesehatan, Ridwan Nasir SKM
9. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Ruslan SE
10.Kadis Sosial, Bobby Egy Suwirno SPd MSi, K
11.Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Jumaeda SKM
Kepada pejabat yang baru saja dilantik,
Bupati Azis menekankan bahwa pelantikan ini jangan hanya sekedar dijadikan sebagai ajang seremoni atau acara formalitas semata. Tetapi, sebagai wujud tonggak kemajuan dan kebersamaan, sebuah panggilan untuk membawa perubahan yang bermakna dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Kolaka Timur.

Olehnya itu, kata Bupati Azis, inilah saatnya untuk berkomitmen sepenuh hati guna melayani masyarakat dengan penuh integritas dan dedikasi. Terlebih lagi bahwa amanah yang diemban merupakan amanah dari rakyat, dan sekaligus menjadi hutang bakti kepada mereka untuk memberikan kemajuan.
Ditengah perbedaan dan tantangan, maka mari jadikan momentum ini guna mencapai kebersamaan sebagai pondasi yang kokoh dalam membangun Kolaka Timur dengan dilandasi semangat kebersamaan dan persatuan.
”Marilah kita hadir sebagai satu kesatuan, satu suara yang menginspirasi. Pembangunan yang kita lakukan haruslah berlandaskan pada aspirasi dan kebutuhan rakyat. Kita harus mendengarkan dengan telinga yang penuh perhatian, dan bertindak dengan hati yang tulus untuk memenuhi keinginan mereka dan bersama-sama. Kita akan membangun infrastruktur yang kokoh, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan,” ujarnya.
Tentunya, Bupati Azis melanjutkan, dalam perjalanan menuju kesejahteraan, akan banyak rintangan atau tantangan yang menghadapi. Akan tetapi, dengan dilandasi oleh semangat kuat dan tekad yang bulat, maka rintangan itu akan bisa dilalui.
“Tidak ada yang tidak mungkin terjadi bagi kita, mengapa? karena jika kita melakukannya bersama-sama, kita pasti bisa mengatasi setiap hambatan dan menjadikan Kolaka Timur sebagai contoh gemilang bagi daerah lainnya.Kolaka Timur adalah rumah kita bersama, di sini kita semua adalah satu keluarga besar, satu kesatuan yang tak terpisahkan. Kita memiliki impian yang sama yaitu bagaimana mewujudkan kesejahteraan bagi setiap warga Kolaka Timur. Namun, untuk mencapai impian tersebut, kita harus bersatu, bekerja sama, dan saling mendukung satu sama lain,” seru Bupati Azis.

“Saat ini terbentang tugas berat namun mulia, sebuah tanggung jawab untuk memimpin dan melayani masyarakat dengan penuh dedikasi dan integritas. Oleh karena itu,saya mengajak kita semua untuk merenung sejenak tentang arti sebenarnya dari kepemimpinan itu. Kepemimpinan bukanlah sekadar jabatan atau kekuasaan, tetapi sebuah amanah suci untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” sambungnya.
Tak lupa, Bupati Azis mengingatkan kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk dapat menjalankan tupoksinya dengan maksimal dan penuh rasa tanggung jawab. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta segera dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan instansinya masing-masing.
“Jabatan dan tanggungjawab ini jangan dipikir sebagai hadiah, atau rahmat yang penuh dengan kesenangan, tapi jabatan itu adalah kehendak Allah SWT, makanya teruslah bekerja sesuai dengan aturan dan tupoksi yang diberikan,” tutupnya.
Kegiatan pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan foto bersama.









