Investigasitimes.com, Koltim – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) akan segera menyalurkan bantuan akibat dampak kenaikan inflasi kepada masyarakat Koltim.
Adapun jenis bantuan yang diberikan berupa beras, gula pasir, telur, minyak goreng, mie instan/ikan kaleng. Sumber bantuan menggunakan APBD 2023 yang jumlahnya mencapai 1 miliar lebih.
Plt. Kepala Dinsos Koltim, Maryono menyebutkan bahwa pemberian bantuan akibat kenaikan inflasi merupakan inisiatif Plt. Bupati Koltim, Abd Azis SH MH.
Disebutkan, setidaknya terdapat 5.000 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar dari 12 Kecamatan yang ada bakal menerima bantuan sembako tersebut.
“5.000 KK ini merupakan hasil verifikasi yang dilakukan pihaknya berdasarkan data yang diperoleh dari desa, kelurahan, kecamatan maupun data dari tim pendamping Penerima Keluarga Manfaat (PKM). Sekarang kami sementara validasi datanya. Kalau sudah akurat atau real by name by address, maka kami segera akan salurkan. Diupayakan sebelum idul fitri ini,” kata Maryono
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Koltim ini pula mengungkap, komponen utama pemberian bantuan kepada 5.000 KK meliputi para janda, fakir miskin, yatim-piatu, anak yatim dan anak terlantar. Dan pembagiannya disesuaikan dengan wilayah masing-masing penerima.
“Kami hanya sebatas menyiapkan data dan menyalurkan, by name by adres. Kalau eksekutannya adalah pihak keuangan,” ujar Maryono.
Ia berharap, agar bantuan ini dapat membantu masyarakat khususnya masyarakat wilayah Koltim yang cukup merasakan kenaikan inflasi yang ditandai dengan meroketnya harga bahan pokok di pasaran.
Maryono menambahkan bahwa selain bantuan diatas, ada pula bantuan dari pusat berupa beras 10 kilogram yang akan diberikan kepada 13 ribu kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) selama ini.
“Bulog sendiri yang langsung turun menyalurkan. Tidak melalui dinas kami. Untuk data penerimanya adalah mereka yang selama ini terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” tutupnya.









