Investigasitimes.com, Kab. Bojonegoro – Perihal mangkraknya pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) masih menjadi fenomena yang belum jelas, pasalnya pembangunan anggaran Proyek Pembangunan JUT Anggaran tahun 2022, Dana Anggaran Rp. 156.000.000,00 masih belum terlaksana, dana tersebut bersumber dari anggaran APBD Kabupaten Bojonegoro.
Masyarakat banyak yang mengeluh terkait mangkraknya material yang tergeletak di pinggir jalan seperti orang mau tidur, karena bahan material tersebut tertutup rerumputan yang menjalar, sehingga semua material tertutup.
Lokasi JUT tersebut berada di Desa Sugihwaras Dusun Sambi Robyong Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, pada akhirnya pembangunan yang seharusnya selesai tergeletak begitu saja, dan berdampak pada perekonomian masyarakat.
Saat awak media konfirmasi ke Kepala Desa (Kades) Sugihwaras, Supandi via WhatsApp tidak ada respon, padahal pesan tersebut sudah di baca, seakan-akan kades tertutup perihal mangkraknya proyek.

Awak media juga konfirmasi ke sekretaris Desa RN (inisial, Red) mengatakan, anggaran tersebut tahun 2022 dari anggaran APBD Kabupaten Bojonegoro.
“Untuk jelasnya jenengan (anda,istilah Red) ke pak Kamituwo saja mas,” jawabnya
Di hari yang sama awak media juga konfirmasi ke camat Ngraho, Masirin, S.STP, MM via WhatsApp disampaikan, sudah kami sampaikan ke Desa untuk segera dipasang material yang sudah ada.
” Ya akan segera di tindak lanjuti,” tegasnya, Senin (19/6/2023).
“Monggo scara teknis langsung ke Timlak atau Kades,” tandasnya.









