”Pak Kapolri Lapor”…Konvoi Dump Truk Muat Tanah Urugan Bebas Berkeliaran di Nganjuk…‼️

Investigasitimes.com, Nganjuk – Patut dipertanyakan adanya dugaan pembiaran konvoi dump truk dengan muat tanah urugan ditengah kota Nganjuk tepatnya di jalan Imam Bonjol, Kramat Kecamatan/Kabupaten Nganjuk. Jalan yang ada ditengah kota dijadikan ajang untuk konvoi dump truk muat tanah urugan dengan tonase yang disinyalir melebihi kapasitas. Tampak jelas adanya perubahan dimensi (bentuk) bak truk yang ditambahi tinggi sehingga bisa angkut tanah urugan sampai 10 kubik bahkan lebih, Jum’at (28/5/2023) siang.

Warga setempat yang minta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, tiap hari banyak sekali dump truk yang lewat disini angkut tanah urugan.

“Saya selalu berpapasan dengan banyak dump truk yang muat tanah urugan dan ditutupi terpal lewat di jalan Imam Bonjol ini. Muatannya sampai menggunung,” ucapnya, Jum’at (28/5/2023).

“Jalan Imam Bonjol ini kan ditengah Kota, kok boleh dilalui dump truk yang muat tanah urugan dengan kondisi demikian…sangat tinggi muatannya. Apakah tidak akan merusak akses jalan nantinya, “ujarnya.

Lanjutnya, keadaan seperti ini Pemkab Nganjuk khususnya Dishub sama APH lainnya tidak tahu ya…???, sering juga cara nutup terpalnya tidak baik sehingga debunya mabul mabul di udara dan kendaraan dibelakangnya yang kena dampak.

“Sekali lagi kami sebagai masyarakat minta agar pihak Pemerintah Daerah (Pemda) dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan dan sidak di lapangan sehingga tahu sendiri keadaannya, jangan sampai masyarakat yang kena dampak negatifnya yakni debu dan nantinya jalan akan rusak karena muatan yang menggunung tersebut,” tegasnya.

“Kami sebagai masyarakat Nganjuk mendukung investasi dan pembangunan di Kabupaten Nganjuk khususnya tapi harus mengikuti aturan yang ada sehingga tidak ada yang dirugikan dikemudian hari,” pungkasnya (Bersambung).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *