Investigasitimes.com, Koltim – Plt. Bupati Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis SH MH melantik Kepala Desa (Kades) hasil pemilihan secara serentak Desember 2022 lalu.
Pelantikan kades dilaksanakan melalui masing-masing kecamatan. Dimulai dari Kecamatan Lambandia, Poli-polia, Dangia, Ladongi, Tirawuta, selanjutnya ke Kecamatan Lalolae, Tinondo, Mowewe, hingga Kecamatan Uluiwoi dan Kecamatan Ueesi.
Disetiap momentum tersebut,Plt Bupati Azis tak hentinya mengajak para kepala desa yang baru saja dilantik, maupun perangkat desa serta masyarakat desa untuk senantiasa “mempertajam” kebersamaan. Menghindari atau tidak memperuncing segala bentuk perbedaan sebab fase kontestasi demokrasi telah usai (selesai).
“Jadilah simbol sebagai perekat atau pemersatu bagi semua kalangan masyarakat desa. Kini saatnya saling bahu-membahu untuk membangun dan memajukan desa masing-masing.Tidak ada lagi bentuk-bentuk perbedaan.Jangan memperuncing perbedaan,tetapi pertajamlah kebersamaan,” kata Plt. Bupati Azis

Para kepala desa yang baru dilantik juga diminta untuk dapat bekerja secara ikhlas dan tulus dalam memberikan pelayanan prima (terbaik) bagi masyarakat. Tidak mudah mengikuti hawa nafsu, serta tak mudah termakan oleh berbagai isu-isu (komentar) yang datang dari luar.
“Insya Allah kalau bapak ikhlas dan tulus dalam bekerja maka rejeki itu tidak akan lari kemana. Sebaliknya, rejeki akan mengejar bapak.Jangan pula kita mengikuti keinginan dari nafsu kita. Karena sesungguhnya nafsu itu tidak ada ujungnya. Sudah mau begini, mau begitu. Sudah dapat ini, mau begitu. Tapi ikutilah sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing. Insya Allah kalau kita mengikuti sesuai dengan kebutuhan maka semuanya bisa berjalan aman, tidak ada masalah yang menimpa kita,” tuturnya.
“Upayakan menutup kedua telinga sehingga tidak mudah terpengaruh dengan beragam komentar dari luar. Bekerjalah dengan niat melakukan yang terbaik, dengan tetap “berkiblat” (mengacu) pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kita. Kalau itu bapak pegang teguh,Insya Allah bapak akan aman atau terhindar dari masalah,” tambah Plt Bupati Azis.

Hal lain yang tak kalah penting diingatkan oleh Plt Bupati Azis yakni, bahwa tugas besar yang dipikul bagi seorang kepala desa juga dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, dihadapan negara, daerah dan masyarakat. Oleh karena itu, seorang kepala desa harus benar-benar mampu mengemban atau melaksanakan amanah yang diberikan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Jabatan yang kini diemban para kepala desa sangatlah berat. Bukan berat seperti besi, bukan pula berat seperti berjalan kaki dari Kecamatan Ueesi menuju Kecamatan Lambandia. Melainkan, berat karena menjalankan sebuah amanah yang diberikan oleh masyarakat. Jadilah sebagai simbol perekat seperti kunci inggris.
Sebagai langkah awal tiga bulan ke depan setelah pelantikan, para kepala desa baru untuk segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Des). RPJMDes merupakan sebuah dokumen atau rancangan desa untuk 6 tahun ke depan. RPJM-Des itu sendiri berisi pokok usulan masyarakat pada musyawarah tingkat dusun.

Tak lupa pula, Plt Bupati Azis mengingatkan kepala desa yang baru untuk senantiasa melakukan koordinasi menyangkut izin kegiatan diluar tugas. Kalau permohonan izin selama dua hari, maka izinnya melalui camat setempat. Sementara apabila lebih daripada dua hari maka izinnya kepada bupati melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).
Pesan-pesan moral yang disampaikan oleh Plt Bupati Azis disetiap momentum pelantikan kepala desa tersebut tentu sangat membawa hal positif. Terutama demi kemajuan semua desa-desa yang ada di wilayah Kabupaten Kolaka Timur.
Salah satu pesan moral dari Plt Bupati Azis adalah “mempertajam kebersamaan”. Dengan berlandaskan “kebersamaan”, maka sebuah desa sebagai ujung tombak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat menjadi kuat (kokoh). Daerah pun menjadi maju, serta negara pun jadi berkembang. Dari “kebersamaan” itu pula maka lahirlah satu ikatan rasa kekeluargaan ataupun persaudaraan.









