Investigasitimes.com, Koltim – Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dalam menurunkan angka stunting terintegrasi pada tahun 2023 dengan aksi konvergensi tidak sia-sia.
Di tahun 2024 ini, Pemda Koltim mendapatkan reward (penghargaan) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai peringatan keempat terbaik.
Saat pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat provinsi, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto memberi penghargaan secara langsung kepada Pemda Koltim yang mana diterima atau diwakili oleh Sekda, Andi Muhammad Iqbal Tongasa SSTP MSi.
Posisi penerima penghargaan peringkat pertama dalam pelaksanaan aksi konvergensi upaya percepatan penurunan stunting terintegrasi tahun 2023 adalah Kabupaten Buton. Disusul peringkat kedua Kabupaten Kolaka.
Peraih penghargaan diposisi ketiga ditempati Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), sementara untuk posisi peraih penghargaan diurutan Kelima adalah Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Pada kesempatan itu, Pj Gubernur Andap menyampaikan bahwa perlunya reward dan punishment bagi pemerintah daerah dalam menjalankan tugasnya.
Dikatakan, dalam upaya membangun suatu daerah mesti didasari oleh data yang akurat dan akuntabel. Musrenbang yang dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat dan juga sekiranya dapat menghasilkan suatu produk pembangunan yang baik.
Sehingga penting dan perlunya sebuah perumusan dan musyawarah yang baik sehingga dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Hasil dari produk perencanaan pembangunan ini tidak sekedar jadi dan dibuat secara asal-asalan. Akan tetapi yang terpenting ke depan adalah bagaimana dapat terlaksana dengan baik dan hasilnya dapat dipertanggung jawabkan. Mari kita bersama berikan sumbangsih dan gagasan yg terbaik bukan untuk kepentingan pribadi dan kelompok, namun semata untuk kemaslahatan umat dan kesejahteraan rakyat Bumi Anoa, Sultra tercinta,” kata Andap
Ditempat terpisah, Sekda Koltim, Andi Muhammad Iqbal Tongasa menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Pj Gubernur Sultra atas pemberian penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur.

Dalam menekan laju stunting di Wonua Sorume tersebut, Sekda Andi Iqbal mengatakan jika Pemda Koltim telah semaksimal mungkin melakukan berbagai upaya dalam menekan prevelensi stunting. Misalnya, dengan menggelar berbagai rapat pemantapan bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menekan stunting.
Termasuk pula bagaimana Pemda Koltim terus melakukan pemberian bantuan-bantuan bagi masyarakat yang terindikasi stunting.
Sekda Andi Iqbal menambahkan, khusus pada tahun 2024 ini, Pemda Koltim akan melakukan pembagian OPD di masing-masing kecamatan untuk dapat berkontribusi langsung dalam menurunkan angka stunting.
Hal lain yang dilakukan yaitu dengan menerapkan program bapak asuh yang bertugas dalam membantu percepatan penurunan angka stunting di Kolaka Timur.









