{"id":7640,"date":"2026-09-03T09:33:44","date_gmt":"2026-09-03T02:33:44","guid":{"rendered":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/?p=7640"},"modified":"2026-09-03T09:33:44","modified_gmt":"2026-09-03T02:33:44","slug":"dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/","title":{"rendered":"Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi &#8220;Pelajaran&#8221; untuk Perbaiki Kebijakan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kabupaten Koltim<\/strong> &#8211; Kemarau kembali melanda Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).<\/p>\n<p>Di sejumlah wilayah, lahan pertanian warga mulai mengering, sumber air menyusut dan petani kembali berhadapan dengan kekhawatiran yakni gagal panen.<\/p>\n<p>Cerita lahan kering di Koltim bukan cerita baru. Pada tahun 2023 lalu, fenomena El Nino menyebabkan sejumlah wilayah pertanian Koltim terdampak kekeringan.<\/p>\n<p>Salah satunya Desa Bou, Kecamatan Lambandia. Terdapat sekitar 508 hektare areal pertanian dilaporkan terdampak kekeringan dari sekitar 1.100 hektare lahan pertanian saat itu.<\/p>\n<p>Kemudian memasuki tahun 2024, persoalan ketersediaan air kembali menjadi perhatian. Pemerintah melakukan intervensi melalui program pompanisasi. Kolaka Timur memperoleh alokasi 330 unit pompa dan tujuh unit irigasi perpompaan.<\/p>\n<p>Program tersebut tentu patut diapresiasi sebagai upaya membantu petani. Namun,entah apakah intervensi itu sudah menjadi bagian dari sistem mitigasi jangka panjang, atau hanya menjadi solusi ketika kemarau datang.<\/p>\n<p>Sebab di tahun 2025 kemarin, persoalan kekeringan kembali muncul. Sejumlah areal persawahan di Kecamatan Mowewe dilaporkan mulai mengalami kekeringan dan terancam gagal panen. DPRD Koltim pun meminta pemerintah melalui instansi terkait melakukan langkah penanggulangan.<\/p>\n<p>Kini 2026, persoalan serupa kembali terjadi.<\/p>\n<p>Kalau setiap musim kemarau datang pemerintah daerah kembali melakukan pendataan, mencari pompa, menyalurkan air dan melakukan langkah darurat, lalu setelah hujan turun persoalan dianggap selesai, maka kita belum benar-benar menyelesaikan masalah.<\/p>\n<p>Itu hanya sekedar memindahkan masalah dari satu musim ke musim berikutnya.<\/p>\n<p>Kemarau memang tidak bisa dihentikan.<br \/>\nTetapi dampak kemarau sebenarnya bisa diperkecil jika pemerintah memiliki perencanaan yang matang.<\/p>\n<p>Pemerintah seharusnya sudah mengetahui sejak jauh hari daerah mana yang paling rentan mengalami kekeringan. Wilayah mana yang mengandalkan sawah tadah hujan. Wilayah mana yang sumber airnya cepat menyusut. Wilayah mana yang jaringan irigasinya belum memadai. Wilayah mana yang pernah mengalami gagal panen.<\/p>\n<p>Berapa hektare lahan yang berisiko.<br \/>\nBerapa petani yang akan terdampak.<br \/>\nDan berapa kebutuhan pompa, sumur bor, embung atau sumber air alternatif yang diperlukan.<\/p>\n<p>Semua itu seharusnya sudah menjadi data dasar pemerintah sebelum kemarau mencapai puncaknya.<\/p>\n<p>Di sinilah peran Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Koltim menjadi sangat penting. Instansi yang bersentuhan langsung dengan petani tidak boleh hanya menunggu laporan ketika tanaman sudah mulai menguning.<\/p>\n<p>Harus ada pemetaan kerawanan kekeringan secara berkala. Harus ada database yang diperbarui setiap tahun. Harus ada evaluasi terhadap wilayah yang berulang kali mengalami kekeringan.<\/p>\n<p>Dan yang paling penting, harus ada solusi berbeda untuk setiap karakter wilayah. Sebab tidak semua daerah dapat diselesaikan dengan satu cara.<\/p>\n<p>Ada wilayah yang membutuhkan jaringan irigasi permanen. Ada yang membutuhkan embung. Ada yang membutuhkan sumur bor. Ada yang membutuhkan pompanisasi. Ada pula wilayah yang mungkin membutuhkan penyesuaian pola dan kalender tanam.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-7642\" src=\"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0017-e1788402814449.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" \/><\/p>\n<p>Petani hidup dari hasil panen.<br \/>\nKetika sawah kekeringan, yang hilang bukan hanya air. Modal petani terancam hilang.Tenaga mereka berbulan-bulan terancam sia-sia.<\/p>\n<p>Pendapatan keluarga terganggu.<br \/>\nUtang produksi bisa menumpuk.<br \/>\nDan pada skala yang lebih besar, ketahanan pangan daerah ikut terancam.<\/p>\n<p>Sektor pertanian merupakan salah satu kekuatan ekonomi Koltim.<\/p>\n<p>Data BPS menunjukkan produksi padi Kolaka Timur pada 2024 mencapai sekitar 555,84 ribu ton gabah kering giling dengan luas panen sekitar 130 ribu hektare.<\/p>\n<p>Angka tersebut menunjukkan betapa besar sektor pertanian dalam menopang kehidupan masyarakat Koltim.<\/p>\n<p>Karena itu, perlindungan terhadap petani dari ancaman kekeringan tidak boleh dianggap sebagai persoalan kecil.<br \/>\nPemerintah daerah dan DPRD harus melihatnya sebagai &#8220;investasi pembangunan&#8221;.<\/p>\n<p>Anggaran jangan hanya diarahkan untuk menangani dampak setelah kekeringan terjadi. Harus ada investasi untuk mencegah dampaknya. Irigasi harus dibangun dan diperbaiki. Embung harus diperbanyak di lokasi strategis.<br \/>\nSumber air harus dilindungi. Sumur bor harus dipetakan berdasarkan kebutuhan.<\/p>\n<p>Pompa harus dipastikan berfungsi dan ditempatkan pada titik yang benar-benar membutuhkan.<\/p>\n<p>DPRD Koltim juga harus mengambil peran lebih kuat. Fungsi pengawasan tidak cukup hanya mendengarkan laporan pemerintah.<\/p>\n<p>Dewan perlu turun melihat apakah pompa yang telah diberikan benar-benar digunakan. Apakah jaringan irigasi berfungsi, apakah sumber air tersedia.<\/p>\n<p>Apakah petani benar-benar menerima manfaat. Dan apakah program yang dilaksanakan pemerintah mampu mengurangi luas lahan terdampak dari tahun ke tahun.<\/p>\n<p>Sebab ukuran keberhasilan dari program itu adalah berapa banyak lahan yang berhasil diselamatkan dan berapa banyak petani yang terhindar dari gagal panen.<\/p>\n<p>Kekeringan yang terjadi juga harus membuka mata kita terhadap persoalan lingkungan. Ketika lingkungan rusak, sumber air kehilangan daya dukungnya.<\/p>\n<p>Persoalan kekeringan di Koltim sejatinya harus dipikirkan bagaimana membangun sistem agar petani tidak terus-menerus menjadi korban dari persoalan yang sebenarnya dapat diantisipasi.<\/p>\n<p>Jika kekeringan 2023 sudah menjadi pengalaman, maka 2024 seharusnya lebih siap. Kalau 2024 sudah menjadi pelajaran, maka 2025 semestinya lebih baik. Kalau 2025 masih terjadi, maka 2026 harus menjadi momentum pembenahan.<\/p>\n<p>Dan adapun kemarau yang terjadi di tahun ini, maka bukan lagi semata-mata adalah bencana alam.<\/p>\n<p>Akan tetapi seharusnya menjadi pembelajaran untuk kemudian membuat kita sadar. Bencana seharusnya mendorong kita memperbaiki kebijakan.<\/p>\n<p>Kemarau akan datang lagi. Itu sesuatu yang hampir pasti. Yang tidak boleh pasti adalah penderitaan petani yang terus berulang.<\/p>\n<p>Dari kekeringan 2023 hingga 2026, apa yang sudah kita pelajari dan benar-benar sudah kita benahi? Sebab kalau pengalaman tidak melahirkan perubahan, maka kita bukan sedang belajar dari bencana. Kita hanya sedang menunggu bencana berikutnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabupaten Koltim &#8211; Kemarau kembali melanda Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Di sejumlah wilayah, lahan pertanian&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7641,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-7640","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi &quot;Pelajaran&quot; untuk Perbaiki Kebijakan -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi &quot;Pelajaran&quot; untuk Perbaiki Kebijakan -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kabupaten Koltim &#8211; Kemarau kembali melanda Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Di sejumlah wilayah, lahan pertanian&nbsp;[&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-03T02:33:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0016-e1788402632715.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"times\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"times\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"times\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/05f7aa87bc5e820e126e2223aa7a5d89\"},\"headline\":\"Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi &#8220;Pelajaran&#8221; untuk Perbaiki Kebijakan\",\"datePublished\":\"2026-09-03T02:33:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/\"},\"wordCount\":798,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/IMG-20260903-WA0016-e1788402632715.jpg\",\"articleSection\":[\"Headline\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/\",\"name\":\"Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi \\\"Pelajaran\\\" untuk Perbaiki Kebijakan -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/IMG-20260903-WA0016-e1788402632715.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-03T02:33:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/05f7aa87bc5e820e126e2223aa7a5d89\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/IMG-20260903-WA0016-e1788402632715.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/IMG-20260903-WA0016-e1788402632715.jpg\",\"width\":300,\"height\":300},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi &#8220;Pelajaran&#8221; untuk Perbaiki Kebijakan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/05f7aa87bc5e820e126e2223aa7a5d89\",\"name\":\"times\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b631384e205a2849d91d092939bbce340f0b52a98472ac7ec273c0fca14de7bf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b631384e205a2849d91d092939bbce340f0b52a98472ac7ec273c0fca14de7bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b631384e205a2849d91d092939bbce340f0b52a98472ac7ec273c0fca14de7bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"times\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/investigasitimes.com\\\/times\\\/author\\\/times\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi \"Pelajaran\" untuk Perbaiki Kebijakan -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi \"Pelajaran\" untuk Perbaiki Kebijakan -","og_description":"Kabupaten Koltim &#8211; Kemarau kembali melanda Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Di sejumlah wilayah, lahan pertanian&nbsp;[&hellip;]","og_url":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/","article_published_time":"2026-09-03T02:33:44+00:00","og_image":[{"width":300,"height":300,"url":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0016-e1788402632715.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"times","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"times","Est. reading time":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/"},"author":{"name":"times","@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/#\/schema\/person\/05f7aa87bc5e820e126e2223aa7a5d89"},"headline":"Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi &#8220;Pelajaran&#8221; untuk Perbaiki Kebijakan","datePublished":"2026-09-03T02:33:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/"},"wordCount":798,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0016-e1788402632715.jpg","articleSection":["Headline"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/","url":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/","name":"Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi \"Pelajaran\" untuk Perbaiki Kebijakan -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0016-e1788402632715.jpg","datePublished":"2026-09-03T02:33:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/#\/schema\/person\/05f7aa87bc5e820e126e2223aa7a5d89"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/#primaryimage","url":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0016-e1788402632715.jpg","contentUrl":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260903-WA0016-e1788402632715.jpg","width":300,"height":300},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/dari-2023-hingga-2026-kekeringan-terus-berulang-di-koltim-bukan-sekedar-musibah-tapi-pelajaran-untuk-perbaiki-kebijakan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari 2023 hingga 2026, Kekeringan Terus Berulang di Koltim: Bukan Sekedar Musibah tapi &#8220;Pelajaran&#8221; untuk Perbaiki Kebijakan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/#website","url":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/","name":"","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/#\/schema\/person\/05f7aa87bc5e820e126e2223aa7a5d89","name":"times","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b631384e205a2849d91d092939bbce340f0b52a98472ac7ec273c0fca14de7bf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b631384e205a2849d91d092939bbce340f0b52a98472ac7ec273c0fca14de7bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b631384e205a2849d91d092939bbce340f0b52a98472ac7ec273c0fca14de7bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"times"},"sameAs":["https:\/\/investigasitimes.com\/"],"url":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/author\/times\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7640","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7640"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7640\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7643,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7640\/revisions\/7643"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7640"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7640"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7640"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=7640"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}