{"id":7503,"date":"2026-08-05T20:34:34","date_gmt":"2026-08-05T13:34:34","guid":{"rendered":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/?p=7503"},"modified":"2026-08-05T20:34:34","modified_gmt":"2026-08-05T13:34:34","slug":"sidak-trucuk-disorot-publik-pertanyakan-dugaan-tebang-pilih-penegakan-aturan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/sidak-trucuk-disorot-publik-pertanyakan-dugaan-tebang-pilih-penegakan-aturan\/","title":{"rendered":"Sidak Trucuk Disorot! Publik Pertanyakan Dugaan Tebang Pilih Penegakan Aturan"},"content":{"rendered":"<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>Bojonegoro<\/strong> &#8211; Langkah Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, memimpin inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas pengerukan lahan di Kecamatan Trucuk pada Selasa (4\/8\/2026) yang semula dimaksudkan sebagai bentuk penegakan aturan, justru memicu gelombang pertanyaan dari masyarakat.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Di tengah gencarnya penertiban di Trucuk, muncul sorotan mengenai dugaan aktivitas pengerukan maupun pertambangan di sejumlah wilayah lain yang menurut warga hingga kini masih berlangsung tanpa terlihat adanya tindakan serupa. Kondisi tersebut memunculkan persepsi di tengah masyarakat bahwa penegakan aturan belum berjalan secara merata.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Kalau memang pemerintah ingin menegakkan aturan, lakukan kepada semua. Jangan sampai rakyat kecil yang berusaha mengolah lahan pertanian justru lebih dahulu menjadi sasaran, sementara dugaan pelanggaran lain terkesan belum mendapat perhatian yang sama,&#8221; ujar salah seorang warga kepada awak media.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Warga menjelaskan bahwa lahan di Kecamatan Trucuk yang menjadi objek sidak bukan merupakan kawasan pertambangan, melainkan perbukitan tandus yang selama puluhan tahun hanya ditumbuhi pohon jati dan belum memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menurut mereka, pengerukan dilakukan sebagai bagian dari upaya meratakan kontur tanah agar dapat dijadikan lahan persawahan produktif yang mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><em>&#8220;<\/em>Ini bukan mencari keuntungan dari tambang. Kami ingin mengubah lahan yang selama ini tidak produktif menjadi sawah agar bisa menghidupi keluarga kami,&#8221; ungkap seorang warga.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Di sisi lain, masyarakat mengaku masih menyaksikan aktivitas yang mereka duga sebagai penambangan di beberapa kecamatan lain. Alat berat disebut masih beroperasi, kendaraan pengangkut material keluar masuk lokasi, sementara dampak perubahan bentang alam terlihat jelas di lapangan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Karena itu, warga mempertanyakan mengapa lokasi-lokasi tersebut belum terlihat menjadi sasaran penertiban yang sama.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sorotan semakin menguat setelah Bupati Bojonegoro menyatakan bahwa seluruh aktivitas pertambangan maupun pengerukan tanah akan ditertibkan secara merata.<\/p>\n<p>&#8220;Seluruh aktivitas pertambangan maupun pengerukan tanah di wilayah kita akan kita tertibkan secara merata dan konsisten, tanpa pandang bulu,&#8221; tegas Bupati Bojonegoro.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut kini menjadi perhatian publik yang menunggu implementasinya di lapangan. Masyarakat berharap komitmen tersebut diwujudkan melalui tindakan yang konsisten terhadap seluruh aktivitas yang diduga melanggar ketentuan, tanpa memandang lokasi maupun pihak yang terlibat.<\/p>\n<p>Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi terkait dasar penentuan lokasi sidak maupun mengenai pertanyaan masyarakat tentang pemerataan penertiban. Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh awak media melalui sejumlah saluran komunikasi, namun belum memperoleh respons.<\/p>\n<p>Di tengah meningkatnya perhatian publik, muncul pertanyaan yang terus bergulir: apakah penegakan aturan benar-benar diterapkan secara setara, ataukah masih menyisakan kesan adanya perlakuan berbeda terhadap kasus yang memiliki karakteristik serupa?<\/p>\n<p>Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menjawab pertanyaan tersebut bukan hanya melalui pernyataan, melainkan melalui langkah nyata yang dapat dilihat dan dirasakan publik. Sebab bagi warga, keadilan tidak hanya diukur dari keberanian menindak satu lokasi, tetapi juga dari konsistensi menegakkan aturan terhadap seluruh dugaan pelanggaran tanpa kecuali.<\/p>\n<p>Publik kini menunggu pembuktian. Jika seluruh aktivitas yang diduga melanggar benar-benar diperiksa dan ditindak sesuai ketentuan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan menguat. Sebaliknya, apabila penindakan hanya terlihat menyasar lokasi tertentu sementara dugaan pelanggaran lain belum tersentuh, ruang kritik dan pertanyaan dari masyarakat diperkirakan akan terus mengemuka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bojonegoro &#8211; Langkah Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, memimpin inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas pengerukan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7504,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-7503","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7503","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7503"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7503\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7505,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7503\/revisions\/7505"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7504"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7503"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7503"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7503"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=7503"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}