{"id":6852,"date":"2026-01-31T12:41:14","date_gmt":"2026-01-31T05:41:14","guid":{"rendered":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/?p=6852"},"modified":"2026-01-31T12:41:14","modified_gmt":"2026-01-31T05:41:14","slug":"arena-judi-sabung-ayam-di-tempeh-lumajang-diduga-kebal-hukum-warga-pertanyakan-keseriusan-penegakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/arena-judi-sabung-ayam-di-tempeh-lumajang-diduga-kebal-hukum-warga-pertanyakan-keseriusan-penegakan\/","title":{"rendered":"Arena Judi Sabung Ayam di Tempeh Lumajang Diduga Kebal Hukum, Warga Pertanyakan Keseriusan Penegakan"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"249\" data-end=\"638\"><strong>Kabupaten Lumajang<\/strong> \u2013 Pemerintah melalui aparat kepolisian dan TNI terus menggencarkan perang terhadap praktik perjudian sabung ayam ilegal yang marak di berbagai wilayah Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan melalui penggerebekan, pembongkaran arena, serta penegakan hukum tegas berdasarkan Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang mengancam pelaku perjudian dengan pidana penjara.<\/p>\n<p data-start=\"640\" data-end=\"962\">Langkah ini diklaim sebagai bentuk komitmen negara dalam memberantas penyakit masyarakat yang meresahkan, melanggar hukum, dan berpotensi menimbulkan konflik sosial. Bahkan, aparat penegak hukum disebut tidak segan melakukan investigasi terhadap oknum-oknum yang diduga terlibat atau membekingi praktik perjudian tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"964\" data-end=\"1372\">Namun komitmen tersebut seolah berbanding terbalik dengan realitas di lapangan. Aktivitas perjudian sabung ayam yang digelar di Desa Jalan Kyai Maskur, Dusun Krajan I, Lempeni, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang\u00a0yang disebut-sebut milik ST, hingga kini masih tetap beroperasi. Arena tersebut terkesan <em>\u201ckebal hukum\u201d<\/em> dan tak tersentuh penindakan, meski aktivitasnya telah lama menjadi sorotan warga.<\/p>\n<p data-start=\"1374\" data-end=\"1688\">Sorotan publik semakin menguat setelah beredar pemberitaan di salah satu media online yang menyebutkan bahwa Polsek Tempeh bergerak cepat meninjau lokasi arena sabung ayam tersebut. Peninjauan itu disebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Tempeh, pada Senin (19\/01\/2026), di lokasi yang sama.<\/p>\n<p data-start=\"1690\" data-end=\"1966\">Ironisnya, saat Kanit Reskrim Polsek Tempeh bersama sejumlah personel tiba di lokasi, aparat mengaku tidak menemukan adanya aktivitas praktik perjudian sabung ayam sebagaimana yang diberitakan. Pernyataan tersebut justru memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.<\/p>\n<p data-start=\"1968\" data-end=\"2338\">Pasalnya, berdasarkan penelusuran dan informasi yang berkembang di lapangan, aktivitas sabung ayam di lokasi tersebut hingga kini disebut masih berjalan lancar, tanpa hambatan berarti. Kondisi ini memicu kecurigaan warga dan menimbulkan persepsi adanya pembiaran, atau setidaknya lemahnya penegakan hukum terhadap praktik perjudian yang jelas-jelas melanggar aturan.<\/p>\n<p data-start=\"2340\" data-end=\"2626\">Hingga berita ini ditayangkan, jajaran Polres Lumajang belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi oleh awak media terkait dugaan masih beroperasinya arena sabung ayam tersebut. Sementara itu, pemilik arena berinisial ST juga belum memberikan pernyataan atau klarifikasi.<\/p>\n<p data-start=\"2628\" data-end=\"2940\">Situasi ini kembali menimbulkan pertanyaan publik, apakah penegakan hukum benar-benar berjalan adil dan tegas, atau justru tumpul ke bawah dan tajam ke atas?, warga berharap aparat penegak hukum bertindak transparan, profesional, dan tidak tebang pilih, demi menjaga wibawa hukum serta kepercayaan masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabupaten Lumajang \u2013 Pemerintah melalui aparat kepolisian dan TNI terus menggencarkan perang terhadap praktik perjudian&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6853,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-6852","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6852"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6852\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6856,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6852\/revisions\/6856"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6853"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6852"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=6852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}