{"id":5294,"date":"2025-01-21T04:25:57","date_gmt":"2025-01-20T21:25:57","guid":{"rendered":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/?p=5294"},"modified":"2025-01-28T05:23:03","modified_gmt":"2025-01-27T22:23:03","slug":"polri-launching-desk-ketenagakerjaan-untuk-selesaikan-sengketa-tenaga-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/polri-launching-desk-ketenagakerjaan-untuk-selesaikan-sengketa-tenaga-kerja\/","title":{"rendered":"Polri Launching Desk Ketenagakerjaan untuk Selesaikan Sengketa Tenaga Kerja"},"content":{"rendered":"<p><strong>Investigasitimes.com, Jakarta<\/strong> &#8211; Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi meluncurkan Desk Ketenagakerjaan\u00a0Polri, sebuah inisiatif strategis untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia.<\/p>\n<p>Diharapkan langkah ini dapat menjadi solusi atas sengketa antara perusahaan dan tenaga kerja, sekaligus mendukung daya saing industri nasional.<\/p>\n<p>\u201cDesk Ketenagakerjaan ini kami siapkan sebagai wadah untuk menyelesaikan sengketa industri dan tenaga kerja melalui tahapan yang jelas, mulai dari pelaporan, mediasi, hingga penegakan hukum jika diperlukan,\u201d ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat doorstop, Sabtu (20\/1).<\/p>\n<p>Menurutnya, kehadiran Desk ini diharapkan dapat menjaga stabilitas hubungan industrial serta memberikan saluran bagi para pekerja untuk menyampaikan keluhan mereka.<\/p>\n<p>Jenderal Listyo juga menegaskan, bahwa dengan adanya hubungan industrial yang baik, Indonesia akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di tingkat global.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin kualitas produksi kita mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan luar negeri, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai target Presiden Prabowo Subianto,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli turut memberikan apresiasi atas inisiatif Polri tersebut.<\/p>\n<p>Dirinya menilai Desk Ketenagakerjaan Polri merupakan langkah strategis untuk memberikan kepastian hukum bagi pekerja dan perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat mendukung Desk Ketenagakerjaan ini. Dengan adanya kolaborasi antara pengawas ketenagakerjaan dan Polri, masalah-masalah ketenagakerjaan, baik administratif maupun pidana, dapat diselesaikan secara cepat dan tepat,\u201d ujar Prof. Yassierli.<\/p>\n<p>Menteri Yassierli menambahkan bahwa lingkungan kerja yang nyaman dan memberikan kepastian hukum akan meningkatkan produktivitas serta daya saing industri.<\/p>\n<p>\u201cKami harap langkah ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Penasihat ahli Kapolri bidang ketenagakerjaan, Andi Gani Nenawea, yang juga Presiden Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian luar biasa Kapolri terhadap isu-isu buruh di Indonesia.<\/p>\n<p>Ia bahkan menjuluki Jenderal Listyo sebagai <em>\u201cpemecah masalah\u201d<\/em> bagi gerakan buruh.<\/p>\n<p>\u201cDengan tangan dingin Pak Kapolri, berbagai masalah besar berhasil diselesaikan, termasuk upaya pengepungan Jakarta oleh 50.000 buruh pada 24-25 November lalu yang akhirnya dapat diredam dengan damai,\u201d ungkap Andi Gani.<\/p>\n<p>Ditambahkannya, Desk Ketenagakerjaan Polri mendapat perhatian internasional, di mana empat negara ASEAN \u2013 Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina \u2013 tertarik untuk mempelajari inisiatif ini.<\/p>\n<p>\u201cIni pertama di dunia, polisi memiliki subjek tenaga kerjaan untuk menangani tindak pidana ketenagakerjaan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan gerakan buruh, Desk Ketenagakerjaan Polri diharapkan dapat menciptakan suasana kondusif bagi industri dan pekerja.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Investigasitimes.com, Jakarta &#8211; Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi meluncurkan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5295,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-5294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5294"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5296,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5294\/revisions\/5296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5294"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=5294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}