{"id":4121,"date":"2024-01-27T04:58:26","date_gmt":"2024-01-26T21:58:26","guid":{"rendered":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/?p=4121"},"modified":"2024-01-27T04:58:26","modified_gmt":"2024-01-26T21:58:26","slug":"awal-tahun-2024-bupati-azis-gelontorkan-cbp-kepada-13-237-kpm-se-kabupaten-koltim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/awal-tahun-2024-bupati-azis-gelontorkan-cbp-kepada-13-237-kpm-se-kabupaten-koltim\/","title":{"rendered":"Awal tahun 2024, Bupati Azis Gelontorkan CBP kepada 13.237 KPM se-Kabupaten Koltim"},"content":{"rendered":"<p><strong>Investigasitimes.com, Koltim<\/strong> &#8211; Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) pada awal tahun 2024 ini, menggelontorkan bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), di kantor Bulog Kecamatan Tirawuta.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, Bupati Azis turut serta didampingi sejumlah pejabat tinggi diantaranya, Sekretaris Daerah (Sekda), Andi Muhammad Iqbal Tongasa SSTP MSi, Kapolres Koltim,AKBP Yudi Palmi DJ SIK MSi,sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Kadis Pangan, Indarwati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Dr Mustakkim Darwis,Kepala Bulog Kolaka Raya, Kepala Kantor Pos dan Camat Tirawuta, Rusli Labatamba.<\/p>\n<p>Didalam sambutannya, Bupati Azis mengungkapkan bahwa bantuan yang gelontorkan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Badan Pangan Nasional kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Kolaka Timur dan transporter (terangkut) oleh pos logistik.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-4123\" src=\"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/IMG-20240126-WA0075-400x250.jpg\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"250\" \/><\/p>\n<p>Disebutkan pula Bupati Azis bila bantuan yang disalurkan pada bulan Januari tahun 2024 ini sebanyak 132,27 Ton. Dengan sasaran kepada 13.237 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 12 wilayah kecamatan se-Kabupaten Kolaka Timur. Serta, setiap satu KPM akan memperoleh jatah beras sebanyak 10 kg.<\/p>\n<p>&#8220;Penyaluran bantuan pangan BCP kepada KPM tersebut dilakukan demi menjaga inflasi dan menstabilkan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Kolaka Timur. Diharapkan pula dengan adanya bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat di Kolaka Timur ditengah terjadinya kenaikan harga beras,&#8221; kata Bupati Azis.<\/p>\n<p>&#8220;Saya juga mengharapkan agar bantuan pangan ini diberikan kepada masyarakat yang memang layak dan sangat membutuhkan. Bantuan diberikan harus tepat sasaran sehingga masyarakat kita dapat merasakannya secara langsung dari bantuan ini,&#8221; pintanya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-4124\" src=\"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/IMG-20240126-WA0077-400x250.jpg\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"250\" \/><\/p>\n<p>KPM yang dinyatakan menerima BCP tentunya harus sesuai dengan hasil verifikasi kelayakan yang dilakukan. Baik itu verifikasi yang oleh pihak Pemerintah Desa (Pemdes) maupun pemerintah kelurahan serta pemerintah kecamatan.<\/p>\n<p>Tahapan verifikasi memang sangat penting sebelum dilakukannya pemberian beras kepada masing-masing KPM. Hal itu dimaksudkan untuk mendeteksi apakah terdapat KPM yang dinyatakan telah pindah domisili ataukah telah meninggal dunia sehingga bantuan tidak salah sasaran (bukan kepada orang yang berhak menerima).<\/p>\n<p>Adapun untuk penggantian KPM, tentunya pula harus dapat disesuaikan dengan peraturan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Investigasitimes.com, Koltim &#8211; Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) pada awal tahun 2024 ini,&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4122,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-4121","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-adv"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4121","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4121"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4121\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4125,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4121\/revisions\/4125"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4121"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4121"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4121"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4121"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}