{"id":3445,"date":"2023-08-03T06:57:14","date_gmt":"2023-08-02T23:57:14","guid":{"rendered":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/?p=3445"},"modified":"2023-08-03T06:57:14","modified_gmt":"2023-08-02T23:57:14","slug":"kecamatan-lambandia-aere-jadi-lokus-program-i-care-kakao-dan-ternak-sapi-jadi-fokus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/kecamatan-lambandia-aere-jadi-lokus-program-i-care-kakao-dan-ternak-sapi-jadi-fokus\/","title":{"rendered":"Kecamatan Lambandia-Aere jadi Lokus Program I-CARE: Kakao dan Ternak Sapi Jadi Fokus"},"content":{"rendered":"<p><strong>Investigasitimes.com,Koltim<\/strong> &#8211; Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menjadi salah satu wilayah yang dipilih menjadi lokus pelaksanaan program Integrated Corporation of Agricultural Research, Development and Empowerment (I-CARE) dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian.<\/p>\n<p>Program ini adalah metode pengembangan system produksi pertanian, diversifikasi dan rantai nilai produk pertanian yang inklusif dikawasan atau lokasi pertanian terpilih untuk mendukung kemandirian pangan berkelanjutan melalui kegiatan dan pemberdayaan teknologi, inovasi secara integrative dan kolaboratif.<\/p>\n<p>Pendanaan program I-CARE itu sendiri bersumber dari bantuan hibah bank dunia. Diperkirakan jumlahnya mencapai 1,5 triliun selama 5 tahun kedepan.Sebetulnya, program I-CARE di Koltim sudah mulai digadang-gadang di Kolaka Timur sejak masa kepemimpinan Bupati definitif, Andi Merya Nur tahun 2021 lalu.<\/p>\n<p>Dua wilayah kecamatan dipilih menjadi lokus tujuan dari pelaksanaan program I-CARE yaitu Kecamatan Lambandia dan Aere.Direncanakan komoditas yang akan dikembangkan adalah tanaman kakao dan ternak sapi.<\/p>\n<p>Pelaksana tugas (Plt) Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Koltim, Lasky Paemba mengatakan, korporasi yang menjadi calon penerima yang nantinya akan menaungi para petani di dua kecamatan tersebut telah diidentifikasi dan sementara dalam tahap finalisasi. Begitu pula dengan persiapan lahan yang akan dipergunakan dan terintegrasi dengan ternak sapi, juga sedang dalam proses verifikasi.<\/p>\n<p>&#8220;Targetnya 1.000 hektar. Sejauh ini lahan yang telah diverifikasi seluas 282 hektar.<br \/>\nTahun 2023 ini baru sebatas demplot saja, 50 hektar lahan untuk peremajaan bagi tanaman kakao sudah berumur puluhan tahun dan terbilang rusak (kurang produktif lagi).Dan, 100 hektar lahan untuk intensifikasi, yang mana memberikan bantuan bagi tanaman kakao produktif agar produksinya semakin meningkat serta menghasilkan biji kakao berkualitas,&#8221;kata Lasky yang juga Kadis Perkebunan dan Hortikultura Koltim tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Rencana, demplot dilakukan di Desa Tinete, Kecamatan Aere. Sebab disitu (Desa Tinete) sudah ada kandang ternak sapi, dan terdapat tanaman kakao yang rusak. Intensifikasi juga dilakukan disitu karena sudah dilakukan peremajaan kakao kurang lebih 18 hektar. Serta bakal dijadikan sekolah lapang untuk petani,&#8221; sambung Lasky.<\/p>\n<p>Hanya saja Lasky mengaku akan menemui kendala dalam hal pendampingan teknis kepada para petani. Hal itu dikarenakan tenaga pendamping yang tersedia di instansinya terbatas lantaran sebagian telah pensiun.Sehingga kemungkinan akan dilakukan pemberdayaan (perekrutan) petani milenial atau petani muda yang sudah maju. Kemudian dibekali pengetahuan lalu kemudian diharapkan bisa mentransfer pengetahuan yang diberikan kepada petani lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Intinya proyek ini sangat bagus. Jika nantinya berjalan dengan baik, maka koperasi Lambandia -Aere bisa menjadi sentra kawasan kakao yang berpola bisnis. Bagaimana meningkatkan produktivitas kakao milik petani. Bagaimana koperasinya dapat menjadi wadah pendistribusian hasil para petani ke pasar komoditi. Bagaimana produk pertanian yang dihasilkan nanti sekiranya bisa keluar sudah dalam bentuk kemasan,&#8221; ungkap Lasky.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, kedepannya manakala program I-CARE ini sukses berjalan, maka tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan (lokus bertambah) ke kecamatan lain di Kolaka Timur seperti Kecamatan Poli-polia atau Dangia.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap agar semua komponen yang melaksanakan program I-CARE bersinergi dengan baik supaya program tersebut dapat berdayaguna bagi petani di Kolaka Timur dan dapat berlanjut dimasa yang akan datang.Korporasi yang akan dibentuk nantinya semoga dapat menggerakkan stakeholder dan sumber pendanaan lainnya. Sehingga, program I-CARE yang merupakan investasi, dapat mewujudkan kemandirian korporasi petani serta dapat mendongkrak perekonomian petani dalam satu kawasan,&#8221;imbuhnya.<\/p>\n<p>Sekedar diketahui, program I-CARE dikelola oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dibawah Balitbangtan Kementan RI. Sebagai pelaksana kegiatan tentu diharapkan monitoring dan evaluasi secara intens terhadap program I-CARE ini serta terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Investigasitimes.com,Koltim &#8211; Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menjadi salah satu wilayah yang dipilih menjadi lokus pelaksanaan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3446,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-3445","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3445","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3445"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3445\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3447,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3445\/revisions\/3447"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3445"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3445"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3445"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3445"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}