{"id":2449,"date":"2022-12-06T15:18:32","date_gmt":"2022-12-06T08:18:32","guid":{"rendered":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/?p=2449"},"modified":"2022-12-06T15:18:32","modified_gmt":"2022-12-06T08:18:32","slug":"sepakat-berdialog-langsung-dengan-plt-bupati-besok-pagi-massa-gemast-akhirnya-buka-blokade-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/sepakat-berdialog-langsung-dengan-plt-bupati-besok-pagi-massa-gemast-akhirnya-buka-blokade-jalan\/","title":{"rendered":"Sepakat Berdialog Langsung dengan Plt Bupati Besok Pagi, Massa Gemast Akhirnya Buka Blokade Jalan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Investigasitimes.com, Koltim<\/strong> &#8211; Usai pelaksanaan sholat Dzuhur, masyarakat yang mengatasnamakan dirinya dari Gerakan Mencari Solusi Terbaik (Gemast) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) kembali melanjutkan aksi blokade jalan poros Ladongi-Lambandia.<\/p>\n<p>Pemblokiran rencananya dilakukan sampai ada pihak pemerintah daerah maupun anggota DPRD Koltim turun menemui mereka.<\/p>\n<p>Beberapa saat kemudian, Sekda Koltim, Andi Muhammad Iqbal Tongasa datang menemui massa. Awalnya, kedatangan Sekda sempat ditolak karena massa menginginkan Plt Bupati Koltim, Abdul Azis bisa turun dan berhadapan langsung dengan mereka.<\/p>\n<p>Meski sempat suasana sedikit alot, akhirnya massa memperkenankan Sekda untuk menyampaikan langkah Pemda Koltim dalam melakukan perbaikan jalan rusak poros Ladongi-Lambandia.<\/p>\n<p>Dihadapan massa, Iqbal mengatakan bahwa persoalan infrastruktur jalan rusak sedang diupayakan oleh Pemda Koltim. Hal itu dibuktikan dengan tindakan Pemda yang mengajukan surat kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam hal ini tertuju kepada Gubernur Ali Mazi, SH.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2451\" src=\"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IMG-20221206-WA0032-e1670314588599-400x250.jpg\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"250\" \/><\/p>\n<p>&#8220;Tanggal 8 September 2022,Bupati Koltim sudah bersurat kepada Gubernur. Tanggal 14 September sudah di disposisi oleh Gubernur untuk dianggarkan tahun 2023. Jadi, tahun 2023 yang pertama mau diperbaiki itu dari Rate-rate sampai Kecamatan Poli-polia. Dimana batas diperbaiki disini baru dilanjutkan. Yang kedua dari Poli-polia-Basalah tembus Batas (perbatasan),&#8221; kata Iqbal.<\/p>\n<p>&#8220;Yang jelasnya pak Bupati sudah mengapresiasi apa yang disampaikan oleh saudara-saudara saya pendemo bahwa pemerintah Insha Allah tidak menutup diri. Kita berterimakasih ada demo, tidak masalah. Pemerintah harus dikritik. Tadi saya berbicara juga sama pak Bupati untuk menjelaskan lagi, Bupati sampaikan bahwa sampaikan kepada saudara-saudara saya, kalau teman-teman bersedia, Senin kita atur pertemuan bersama Bupati, Ketua DPRD dan Forkopimda. Teman-teman, orang tua saya mari kita bicarakan semua untuk mengawal apa yang sudah disampaikan oleh Bupati di Provinsi. Karena tahun 2023 sudah masuk ketiganya itu . Makanya tidak bisa dibiarkan juga. Makanya silahkan saudara-saudara saya mau sepakat Senin atau Selasa kita atur pertemuan. Biar pak Bupati hadiri langsung,&#8221; sambung Iqbal.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu pula, Sekda juga melakukan komunikasi video call dengan Plt Bupati Azis. Seraya mengenakan pengeras suara (mice), Azis menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir dan bertemu secara langsung dengan massa demonstrasi.<\/p>\n<p>Hal itu dikarenakan dirinya sedang berada di Kota Kendari untuk menghadiri kegiatan pelantikan BPKP sekalian rapat bersama Gubernur Sultra pada sore ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2452\" src=\"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IMG-20221206-WA0033-e1670314693790-400x250.jpg\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"250\" \/><\/p>\n<p>Meskipun demikian, Azis menjelaskan bahwa sebelum ada aksi dilakukan, Pemerintah Daerah Koltim sudah mengirim surat kepada pemerintah Provinsi terkait kerusakan infrastruktur jalan.<\/p>\n<p>&#8220;Ada beberapa item infrastruktur yang kami ajukan kepada Gubernur. Pertama ruas jalan Rate-rate ke Poli-polia. Kedua ruas Poli-polia ke Lambandia dan ruas batas Kabupaten Kolaka. Inilah yang diusulkan. Ditambah lagi jembatan Lambandia. Mudah-mudahan, mohon doa dan dukungannya semua agar usulan kita ini direspon oleh bapak Gubernur. Tanggal 14 September surat tersebut sudah di disposisi oleh bapak Gubernur,&#8221; ungkap Azis.<\/p>\n<p>Azis juga meminta doa dan dukungan dari semua pihak agar tahun depan usulan yang diajukan Pemda Koltim bisa segera terwujud.<\/p>\n<p>Apa yang disampaikan baik Azis maupun Iqbal kurang memuaskan massa Gemast. Apalagi ketika melakukan komunikasi melalui vidoe call, suara Azis tampak kurang jelas didengar oleh massa (meskipun memakai mice) akibat jaringan. Sehingga dengan demikian, massa memaksa untuk melakukan pertemuan secara langsung dengan Plt Bupati Koltim pada Rabu (7\/12\/2022) besok pagi, di lokasi pemblokiran jalan.<\/p>\n<p>Setelah terjadi kesepakatan akhirnya massa Gemast membuka blokade dan membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 14.30 WITA. Kemacetan sepanjang jalan poros Ladongi-Lambandia akhirnya normal kembali. Kendaraan roda empat maupun roda dua sudah dapat melintas seperti biasa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Investigasitimes.com, Koltim &#8211; Usai pelaksanaan sholat Dzuhur, masyarakat yang mengatasnamakan dirinya dari Gerakan Mencari Solusi&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2450,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-2449","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2449"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2449\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2453,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2449\/revisions\/2453"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2450"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2449"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/investigasitimes.com\/times\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=2449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}